PERCEPAT PROGRAM STRATEGIS NASIONAL

FOTO: Joko Widodo

Kedatangan Presiden ke Bengkulu
BENGKULU,bengkuluekspress.com – Gubernur Bengkulu, Dr H Rohidin Mersyah memastikan jadwal kedatangan Presiden Indonesia Joko Widodo ke Bengkulu tidak berubah. Bahkan berbagai persiapan teknis telah dilakukan. Kedatangan presiden ke Bengkulu, berdampak pada percepatan program strategis nasional (PSN) di Bengkulu.

“Tentu, PSN di Bengkulu, bisa cepat direalisasikan,” terang Rohidin, kepada BE, kemarin (3/1).

Kunjungan kerja presiden ke Bengkulu, tentunya akan membawa menteri ke Bengkulu. Sehingga dengan banyaknya menteri itu akan menjadi momentum, menarik program pusat untuk ke Bengkulu. Belum lagi, mantan Presiden ke-5 Megawati Soekarno Putri juga akan ikut hadir ke Bengkulu.

“Ketua DPR RI, ibu Puan Maharani juga akan turut hadir ke Bengkulu,” tambahnya. Kedatangan presiden, Ketua DPR RI, Megawati dan tamu penting lainnya itu, tidak lain untuk meresmikan monumen Fatmawati yang saat ini telah berdiri megah di Simpang Lima Kota Bengkulu.

Karena Fatmawati istri dari presiden pertama Soekarno, merupakan ibu dari mantan presiden ke-5 dan Ketua DPR RI saat ini merupakan cucu dari Fatmawati. “Insyallah tidak ada perubahaan untuk kedatangannya,” tegas Rohidin.

Sesuai dengan jadwal, kedatangan presiden yang diperkirakan hanya tiga jam di Bengkulu, itu selain meresmikan monumen Fatmawati juga akan meresmikan operasi perdana PLTU 2×100 megawatt di wilayah Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu.

Lalu, melakukan peletakaan batu pertama pembangunan jalan tol tahap pertama Betungan-Taba Penanjung dan terakhir meresmikan IAIN menjadi Universitas. “Agenda ini yang akan diresmikan presiden,” ungkapnya.

Sementara itu, Anggota DPD RI, Riri Damayanti Jhon Laitief yang berupaya mendatangan presiden ke Bengkulu, juga menegaskan, sampai saat ini tidak ada perubahaan jadwal, kunjungan presiden ke Bengkulu. “Kita sudah koordinasi. Sampai sekarang, jadwal tidak berubah,” terang Riri.

Momentum kedatangan presiden ke Bengkulu untuk ketiga kalinya itu, Riri menegaskan, pemprov harus bisa menarim beberapa program nasional untuk ke Bengkulu. Tidak hanya gubernur, namun bupati/walikota serta pejabat pemprov lainnya, juga harus piawai dalam melobi, program yang ada di kementerian, atas datangan beberapa menteri datang ke Bengkulu itu.

Dengan demikian, program itu akan mempu membuat Bengkulu, lebih maju dan berkembang. “Harus pintar-pintar tarik program nasional itu. Jangan sampai tidak dapat apa-apa, kecuali meresmikan beberapa agenda penting itu. Dengan demikian, Bengkulu bisa lebih diperhatikan secara nasional,” tandasnya. (151)