Percepat Pemindahan Pasar Subuh

BENGKULU, BE – Anggota DPRD Kota Bengkulu mendesak Pemerintah kota untuk mempercepat pemindahan pedagang Pasar Subuh yang terdapat di kawasan Pasar Minggu Tradisional Modern (PTM) ke Pasar Barukoto II di Kampung Cina, Kota Bengkulu.  Desakan ini disampaikan anggota dewan mengingat kondisi di PTM sudah tidak memungkinkan lagi untuk ditempati pedagang, karena  kondisinya sangat kotor, becek dan berbau. Lebih parahnya lagi, kondisi tersebut terdapat di pusat Kota Bengkulu yang notabenenya ibukota Provinsi Bengkulu.

“Beberapa waktu lalu Pak Walikota menunda pemindahan hingga selesai Pilwakot, sekarang Pilwakot sudah selesai, maka  kami minta untuk segera merealisasikan pemindahan pedagang itu,” kata sekretaris Komisi II DPRD kota, Rendra Ginting SP.

Ia menjelaskan tujuan pemindahan tersebut bukan mengutamakan kepentingan investor, akan tetapi untuk menata Kota Bengkulu menjadi lebih baik dan bersih.  Di sisi lain, ia menilai Pasar Barukoto II jauh lebih baik dan lebih bersih, karena semua fasilitas sudah lengkap, seperti WC, kamar mandi, lampu penerangan dan tempat berjualan beralaskan aspal kering, sehingga akan membuat pedagang lebih nyaman untuk menjalankan aktivitasnya.

“Saya minta Caretaker Walikota betul-betul mengambil sikap, bukankah pada saat pisah sambut 17 November lalu, Caretaker diberi amanah untuk melakukan pembenahan di segala sisi.  Jadi kami sangat mengharapkan Caretaker Walikota bekerja keras untuk memindahkan Pasar Subuh itu dalam waktu dekat ini,” pinta politisi PDS itu.

Sebelumnya, Caretaker Walikota Bengkulu, Drs H Sumardi MM menegaskan bahwa ia sudah melihat kondisi langsung di 2 pasar tersebut, dan ia juga mengakui bahwa Pasar Barukoto II jauh lebih untuk pedagang dibandingkan Pasar Subuh di kawasan PTM.
“Pasar Barokoto II menurut saya lebih layak, karena semua fasilitas seperti kamar mandi dan kebutuhan lainnya sudah tersedia,” kata Sumardi.

Di bagian lain, Asisten II Pemkot Drs H Fachrudin Siregar MM mengaku belum ada pembahasan lebih lanjut mengenai pemindahan pedagang tersebut. Namun yang jelas pemindahan pasti akan dilaksanakan.  “Sejak penundaan beberapa waktu lalu sampai sekarang belum ada pembahasan labih lanjut, tunggu saja ya nanti dikabari ya,” ucapnya singkat. (400)