Perbaikan Drainase Dinanti

BANJIR: Suasana banjir Desa Permu Bawah saat musim hujan mengguyur Kabupaten Kepahiang, warga sangat kerepotan akibat deras air banjir.
BANJIR: Suasana banjir Desa Permu Bawah saat musim hujan mengguyur Kabupaten Kepahiang, warga sangat kerepotan akibat deras air banjir.

 

KEPAHIANG, Bengkulu Ekspress – Warga Desa Permu dan Permu Bawah terus menantikan perbaikan drainase jalan nasional yang merupakan jalan lintas Kepahiang – Kabupaten Lintang Empat Lawang, Provinsi Sumsel. Sebab, jika hujan deras melanda maka drainase yang baru diperbaiki Dinas PU Provinsi Bengkulu tahun lalu tersebut tak mampu menampung daya air yang mengalir hingga sebabkan bajir dipemukiman warga.

Sebelumnya, dimalam pergantian tahun lalu masyarakat Desa Permu Bawah direpotkan dengan banjir hingga mendatangi Mapolsek dan Bupati Kepahiang, Dr. Ir. Hidayatullah Sjahid, MM, agar mencarikan solusi mengatasi banjir.

“Harus ada solusinya, jangan sampai sudah hancur baru bergerak,” ungkap Hando, warga Permu.

Kepala Desa (Kades) Permu, Samsul Bahroni SE bersama masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang dan FKPD terkait agar mencarika solusi atas permasalahan banjir. Menurut penuturan warga, banjir selalu terjadi disaat hujan deras meladan. Sejak drainase dibangun oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu tahun lalu, derasnya aliran air bahkan membuat beberapa bagian pelapis tebing dan bagian jalan mulai rusak karena tergerus air. Jika tak kunjung ditangai sewaktu-waktu jembatan bisa ambruk.

Sebelumnya protes juga dilakukan warga Desa Permu Bawah, karena menganggang volume dranase kurang besar sehingga daya tampung airnya sangat sedikit. Hingga membuat aliran air meluap kejalan raya dan tergenang dibadan jembatan. (320)