Perayaan Paskah di Kaur Dijaga Ketat Polisi dan TNI

AMANKAN: Tampak personel gabungan yang terdiri dari TNI dan Polri saat mengamankan perayaan paska di gerja desa Parda Suka Kecamatan Maje, Jum’at (2/4)

BINTUHAN, bengkuluekspress.com – Perayaan Paskah atau Jumat Agung disejumlah gereja di Kabupaten Kaur berlangsung aman dan lancar. Guna mengantisipasi aksi teror, puluhan personel keamanan Polri dan TNI dikerahkan untuk menjaga ketat sejumlah gereja tersebut, Jum’at (2/4).

“Dalam pengamanan perayaan Paska ini ada sekitar 30 personil polres dan dibantu TNI kita turunkan untuk mengamankan lima gerja di Kaur ini, setiap tempat ibadah ada lima personel kita tempatkan,” kata Kapolres Kaur AKBP Dwi Agung Setyono SIK melalui Kabag Ops Kaur AKP Fahrul Ikhwan SH, Jum’at (2/4).

Dikatakan Kabag, dimana di Kabupaten Kaur ini ada enam tempat ibadah yang diamankan diantaranya Pospel HKBP Pondok Pusaka Padang Kempas, Gereja Gekesia desa Sumber Harapan, Gereja GPDI Parda, Gereja Katolik Sant, Gereja GPDI Sawang dan Gereja Gekisia. Dimana personel gabungan TNI-Polri bersenjata lengkap bersiaga di area luar gereja. Juga pihaknya tak hanya berjaga sekitaran tempat ibadah melainkan melakukan patroli disejumlah tempat dengan atribut lengkap, guna memberi rasa aman kepada masyarakat yang menjalankan ibadah di Hari Paskah.

“Sejauh ini semua berjalan kondusif dan kita pastikan agar masyarakat tetap aman saat beribadah pada perayaan paskah ini,” terangnya.

Ditambahkannya, ia juga meminta kepada masyarakat Kaur agar tidak perlu khawatir dan panik atas aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar beberapa minggu lalu. Namun, masyarakat perlu waspada terhadap siapa saja yang harus dicurigai. Selain itu masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan (Prokes) Covid-19.

“Di sini intinya jangan panik dan terpenting tetap waspada. Kita harus mewaspadai siapa saja yang harus kita curigai. Untuk pengamanan tempat ibadah sudah kita lakukan,” tandasnya. (618)