Perayaan Hari Pangan Sedunia di NTT, Momentum Bangkitnya Kemendes PDTT

Foto : IST

SUMBA BARAT, bengkuluekspress.com – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) melalui Direktur Pengembangan Daerah Rawan Pangan, Direktorat Jenderal Pengembangan Daerah Tertentu, Putut Edi Sasono, hadir di sela-sela acara peringatan Hari Pangan Sedunia, Senin (03/09/18). Acara tersebut digelar di Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Mewakili Mendes PDTT, Eko Putro Sandjojo, Putut Edi Sasono menyampaikan, tema peringatan kali ini diharapkan dapat menjadikan pangan lokal NTT berdaya saing global.

“Provinsi Nusa Tenggara Timur sendiri memiliki 9 kabupaten yang diprioritaskan oleh kami untuk menjadi wilayah yang tangguh pangan,” kata Putut.

Kesembilan kabupaten tersebut merujuk kepada Peta Ketahanan Pangan yang dikeluarkan Kementerian Pertanian bersama dengan WFP. Yaitu terdiri atas Sumba Barat, Sumba Timur, Timor Tengah Selatan, Alor, Manggarai Barat, Sumba Tengah, Sumba Barat Daya, Manggarai Timur, dan Sabu Raijua.

Untuk tahun anggaran 2018 sendiri, Direktorat Jenderal Pengembangan Daerah Tertentu mengalokasikan beragam bantuan mulai dari Sarana dan Prasarana Produksi dan Pasca Pangan, Gudang Pangan Lokal dan Lantai Jemur, Alat Pengelolaan Pasca Panen hingga Pengembangan potensi Sumber Daya Pertanian dan Perkebunan untuk NTT dengan nilai besaran bantuan ± Rp 3,7 milyar.

Ia pum menjelaskan, untuk memperkenalkan produk pangan lokal daerah, baik secara nasional maupum internasional, perlu dilakukan penguatan dalam sektor pasca panennya.

“Pada tahun depan, kami sudah mengalokasikan penyediaan sarana dan prasarana produksi pasca panen, gudang pangan lokal, pembangunan embung, serta pengolahan pasca panen untuk beberapa kabupaten di propinsi NTT”, tambah Putut.

Dia berharap, kedepan masyarakat dapat lebih variatif dalam mengolah produk pangan lokal, dapat juga memanfaatkannya untuk meningkatkan nilai taraf ekonomi mereka sendiri.

Pemerintah Daerah Provinsi NTT, tahun ini kembali menyelenggarakan Pameran yang bertajuk “Pangan Lokal Kebanggaan Orang NTT”. Kabupaten Sumba Barat digadang-gadang menjadi lokasi perhelatan yang sudah menjadi agenda tahunan dari Pemprov NTT.

Dalam rangka memeriahkan gelaran tahunan tersebut, Pemprov menggelar berbagai kegiatan Parade Kebudayaan NTT dan berbagai macam Lomba-lomba. Seperti Lomba Cipta Menu Jajanan, Lomba Pengolahan Pangan Lokal serta berbagai lomba lainnya.

Dalam sambutannya, Gubernur NTT Robert Sambolon mengungkapkan, maksud dari pelaksanaan Hari Pangan Sedunia ini antara lain untuk mengingatkan pada 38 tahun silam. Dimana pangan sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia pada saat itu.

“Pada perhelatan ini saya juga mengajak kita semua untuk sehati sesuara. Untuk sama-sama membangun daerah ini dalam pengelolaan Pangan Lokal dari Provinsi NTT menuju arah yang lebih baik,” katanya.

Kegiatan rersebut dihadiri oleh seluruh jajaran dari Pemerintah Kabupaten se-Provinsi NTT. Rencananya acara akan digelar hingga 12 September 2018 mendatang. (ril)