Peras Pejabat, Oknum Pengacara di Bengkulu Ditetapkan Tersangka

Bengkulu, bengkuluekspress.com – Seorang oknum pengacara berinisial Z yang ditangkap anggota Tim  Khusus (timsus) Jatanras Reskrimum Polda Bengkulu pada Senin malam (7/1/19), sudah ditetapkan  sebagai tersangka. Atas kasus pemerasan terhadap pejabat Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PU)  Kota Bengkulu. Z juga sudah ditahan kepolisian karena dari hasil pemeriksaan terbukti melakukan  pemerasan senilai Rp 75 juta. Dibuktikan dengan riwayat obrolah via media sosial Whatssap.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Bengkulu, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol)  Pasma Royce mengatakan, ada beberapa bukti kuat yang menjadikan Z sebagai tersangka. Dalam riwayat  obrolan Whatsaap dihandphone tersangka terdapat kalimat pengancaman terhadap korbannya. Penetapan  status Z sebagai tersangka dilakukan penyidik setelah diperiksa penyidik 1×24 jam.

“Kita sudah lakukan penahanan dan bukti-bukti sudah kuat, seperti pengancaman yang berbunyi kalau  tidak memberikan sejumlah uang tersebut. Ia (tersangka,red) akan mengekspose pemberitaan negatif  kegiatan di Dinas PU,” ujarnya, Rabu (9/1/19).

Untuk diketahui, awalnya tersangka meminta uang senilai Rp 75 juta. Namun, korban hanya memberikan  uang Rp 5 juta. Karena merasa telah diperas dan diancam, korban melaporkan kasus ini ke Mapolda  Bengkulu. Menerima laporan, Anggota Reskrimum Polda Bengkulu, langsung bergerak cepat mendatangi  tempat kejadian perkara (TKP) di salah satu warung kuliner di kawasan Kelurahan Nusa Indah Kota  Bengkulu dan langsung menangkap tersangka.

“Tersangka kita jerat pasal 368 dan 369 KUHP tentang pemerasan dan pemerasan dengan pengancaman
dengan hukuman 5-10 tahun penjara,” kata Direskrimum. (imn)