Perangkat Desa Diminta Belajar ke UT


Foto : Kepala DPMD Benteng, Drs Tomi Marisi MSi

BENTENG, Bengkulu Ekspress – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) telah menjalin kerjasama dengan Universitas Terbuka (UT) Bengkulu.

Dengan adanya penandatanganan MoU antara kedua belah pihak, Pemda Benteng merekomendasikan agar perangkat desa mengikuti pelatihan dengan tenaga pengajar dari UT.

Kerjasama antara Pemda dan UT terealisasi bukan tanpa alasan. Pertimbangannya, hanya UT yang punya kewenangan untuk membuka kelas jauh.

“Dengan adanya MoU antara Pemda dan UT, diharapkan terjadi peningkatan kapasitas pemerintah desa melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) perangkat desa,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Benteng, Drs Tomi Marisi MSi.

Secara teknis, lanjut Tomi, perangkat desa yang berminat mengikuti pelatihan nantinya akan dikoordinir terlebih dahulu.

Minimal, ada sekitar 20 orang dari setiap kecamatan atau se-Kabupaten Benteng.Setelah jumlah peserta ditetapkan, barulah barulah dirancang waktu dan tempat pelaksanaan pelatihan.

Misalnya, di sekolah ataupun kantor camat. Banyaknya pertemuan nanti akan disesuaikan dengan kesepakatan antara perangkat desa dan tim pengajar.

“Materi ajar tentu saja berkaitan dengan pemerintahan desa. Seperti tata cara pengelolaan keuangan, aturan dan regulasi pemerintahan dan lain-lain. Setelah mengikuti pelatihan, perangkat desa akan diberikan sertifikat,” jelasnya.

Menurut Tomi, Pemerintah Desa sebaiknya memanfaatkan kesempatan ini. Sebab, peningkatan kapasitas/SDM perangkat desa dapat membuat pelayanan lebih optimal.

Roda Pemerintahan Desa akan lebih berjalan jika memiliki perangkat desa yang handal, intelektual dan berwawasan luas.

Mewujudkan hal itu, aku Tomi, para Kades tak perlu khawatir dan bimbang dalam hal pendanaan. Bantuan dana desa (DD) bisa dialokasikan untuk pemberdayaan masyarakat dan perangkat desa.”Pelatihan yang didapat akan sangat bermanfaat bagi perangkat desa.

Bagi mereka yang baru sebatas tamatan SMA/sederajat dan ingin melanjutkan kuliah di UT. Hasil pelatihan akan diperhitungkan oleh UT. Akan ada bonus pengurangan mata kuliah yang diambil nanti,” tandas Tomi.(135)