Perangkat Desa di Seluma Diisukan Selingkuh

Mediasi oleh DPMD tentang pengakuan warga Telatan. Tampak pihak pelapor saat berada di dinas usai mediasi.

TAIS, bengkuluekspress.com – Kemarin, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Seluma, melakukan rapat tertutup penyelesaian laporan dugaan perselingkuhan perangkat desa. Kali ini mantan bendahara Desa Maras Jauh, Ma dilaporkan berselingkuh dengan NV warga Desa Telatan Kecamatan Semidang Alas (SA).

“Yang melapor adalah warga Desa Telatan, NV mengakui sudah berselingkuh dan hari ini sudah kita mediasi untuk penyelesaian,” tegas Plt Kepala DPMD Seluma, Drs, Agusjun Fadlillah kepada wartawan.

Dibeberkan dari konfirmasi yang sudah dilakukan, jika NV sudah mengakui jika dirinya sudah berselingkuh dengan MA. Ini juga di perkuat dengan foto-foto yang sudah tersebar di dunia maya. Sedangkan sebaliknya, MA sendiri menyangkal jika telah berselingkuh dengan NV, namun memang sebelumnya jika sudah saling berkomunikasi.

“Perangkat desa MA membantah dengan keras, akan tetapi sebelumnya di suruh mampir ke rumah NV. Ketika tengah mengobrol, langsung di foto oleh kerabat NV tersebut,” sampai Agusjun.

Sementara itu, mediasi yang dilakukan kemarin DPMD menyerahkan kembali kepada kedua belah pihak untuk menyelesaikan secara kekeluargaan. Namun, dari pihak MA menolak jika menuntut tangung jawab. Mengingat tidak ada terjadi perzinaan seperti apa yang dilaporkan NV tersebut.

“Kita masih menunggu mediasi di keluarga masing masing dan salah satunya minta pertanggungjawabannya serta berita acaranya juga sudah kita buat,” sampainya.

Terpisah, MA ketika di konfirmasi membantah keras apa yang dilaporkan tersebut. Hanya saja, saat kejadian yang bersangkutan menyuruh datang dan bertamu ke kediaman NV dua bulan lalu. Saat tengah mengobrol inilah foto tengah berduaan di ambil oleh keluarga NV.

“Kita tidak terima jika diminta pertanggungjawabannya kita juga tidak ada hubungan apapun. Namun jika berkomunikasi tetap ada,” sampainya kepada wartawan singkat. (333)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*