Perangi Malaria Dinkes Kota Gelar Workshop

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Untuk menekan Annual Parasite Insidence (API) atau angka kesakitan malaria di Kota Bengkulu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bengkulu menggelar workshop penguatan komitmen dan gerakan masyarakat untuk percepatan eliminasi malaria, cacingan, rabies dan terwujudnya daerah bebas jentik di Kota Bengkulu.

 

 

Melalui kegiatan yang diikuti perangkat RT, lintas sektoral, PKK, masyarakat dan petugas kesehatan di tingkat Puskesmas se Kota Bengkulu tersebut, menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu Susilawaty, pihaknya menargetkan untuk menekan angka API serendah mungkin.

 

 

“Bila merujuk dari data tahun 2016, dengan 145 kasus malaria positif, dari 8.641 kasus klinis atau kasus yang belum dilakukan pemeriksaan laboratorium, tahun ini terjadi penurunan kasus dengan rata-rata temuan 5 kasus malaria klinis di masing-masing Puskesmas di kota Bengkulu dengan penurunan diperkirakan lebih dari 50%. Kita terus berusaha untuk benar-benar menekan angka kasus malaria ini sampai tuntas, kalau bisa jangan ada lagi kasus malaria di Kota Bengkulu,” ujar Susilawaty.

 

 

Di kota Bengkulu, upaya untuk mencapai target bebas malaria disamping melakukan pembagian kelambu khususnya untuk ibu hamil dan baru melahirkan, Pemerintah Kota Bengkulu bersama masyarakat juga menggalakkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui kegiatan gotong royong.

 

 

Masyarakat yang bermukim di sekitaran pinggir sungai khususnya di dekat area lagun atau pertemuan sungai dan laut juga diharapkan lebih mewaspadai penyebaran penyakit malaria tersebut karena menjadi lokasi endemik nyamuk menjadi vektor penyakit menular tersebut. (ibe)