Perampokan Terus Terjadi di Lembak

Korban Dicekik, Motor Dirampas

SINDANG KELINGI, BE – Kasus perampasan kendaaraan bermotor terus saja terjadi di jalan lintas Curup-Lubuklinggau.  Sabtu (29/9) sekitar pukul 17.30 WIB aksi perampokan motor terjadi di Desa Beringin Tiga Kecamatan Sindang Kelingi.  Sahrin (41) warga Desa Mojorejo, kehilangan sepeda motor jenis Yamaha nomor polisi BD 4724 KJ, yang dirampas pelaku.

Keterangan korban saat dihubungi wartawan, kejadian bermula saat korban berboncengan dengan istrinya menggunakan kendaraan roda 2 pulang dari Lubuklinggau menuju rumahnya di Desa Mojorejo, Sindang Kelingi. Di tengah perjalanan melintas di jalan lintas Curup-Lubuklinggau tepatnya di tikungan tajam kelurahan Beringin Tiga Sindang Kelingi, korban di pepet oleh 6 orang pelaku perampokan menggunakan 3 unit sepeda motor.

Korban berusaha menghindar dari para pelaku dengan mempercepat laju kendaraan. Namun salah satu pelaku yang berhasil memepet motor korban hingga motor korban terhenti. Bahkan sadisnya lagi, para pelaku sempat mencekik leher istri korban sehingga membuat korban beserta kendaraan roda dua miliknya tersebut jatuh terjungkal ke aspal jalan.

Melihat korban terjatuh, 3 orang pelaku langsung menghampiri korban sambil menghunuskan senjata tajam jenis pisau kearah korban dan meminta korban menyerahkan kendaraannya. Merasa terancam, korbanpun lalu menyerahkan kendaraan Yamaha Zupiter Z CW warna merah marun yang dikemudikannya.
Setelah berhasil merampas kendaraan korban, ke enam pelaku pun langsung kabur meninggalkan korban ke arah Desa Kepala Curup.  “Sebenarnya saya sudah merasa di ikuti oleh para pelaku sejak dari jembatan 2 keliu, Binduriang. Tetapi mereka ternyata baru beraksi di tikungan yang banyak penjual jagung kelurahan beringin tiga,” ujar Sahrin.

Dikatakan Sahrin, dirinya sempat melihat 3 jenis kendaraan yang digunakan oleh pelaku, diantaranya, 1 unit Revo Absolut warna hitam, 1 unit yupiter Z warna abu-abu, 1 unit beat warna merah.  “Kami kira di Beringin Tiga sudah aman, namun ternyata pelaku masih membuntuti bahkan sempat mencekik istri saya,” terang korban

Terkait peristiwa itu, Kapolres Rejang Lebong, AKBP Edi Suroso SH melalui Kabag Ops, AKP Novi Ari Adrian SH membenarkan adanya peristiwa tersebut.  “Benar, waktu kejadiannya menjelang Magrib,” ujar Novi.

Kabag Ops juga menegaskan bahwa saat ini pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut. Dari hasil penyelidikan sementara, pihaknya sudah mendapatkan ciri-ciri pelaku yang diduga berjumlah 6 orang.  “Pelakunya diduga 6 orang. Karena saat peristiwa terjadi, korban sempat melihat 3 jenis kendaraan roda 2 milik pelaku,” kata Kabag Ops. (999)