Perampok Bunuh dan Sikat Motor Satpam

SELEBAR, BE – Perampokan sadis kembali terjadi di wilayah hukum Kota Bengkulu.Malam kemarin kawanan perampok telah membunuh dan merampas paksa motor seorang Satpam di ruas jalan dekat lapangan Golf Lingkar Barat. Korbannya Satpam yang sehari-hari bertugas di Pasar Panorama, Sopian Anshori (50), Warga RT 10 Gang Almukaromah 1 Kelurahan Dusun Besar. Ia bermaksud pergi ke Bumi Ayu dengan mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Vega R. Korban Anshori tak sendirian ia beriringan dengan temannya Yangcik, yang juga mengendarai motor.Dalam perjalanan rupanya laju motor Yangcik mendahului motor korban. Awalnya Yangcik menyangka Anshori masih mengiring di belakangnya, hingga ia terus saja melaju.Beberapa lama kemudian Yangcik sadar, kenapa motor korban tidak terdengar suaranya, dan korban tidak kunjung menyusul. Dengan rasa curiga dan khawatir akhirnya Yangcik memutar motornya, kembali menyusuri jalan sebelumnya yang telah ia lewati, untuk menyusul korban Anshori.Tak berapa lama menyusuri jalan tersebut (TKP-Red), teman korban sangat kaget melihat ada seseorang yang tergeletak di jalan. Karena suasana di TKP saat itu gelap, awalnya teman korban tak menyadari kalau yang tergeletak di jalan itu adalah rekannya Anshori. Teman korban pun turun lalu memanggil-manggil orang yang tergeletak itu. Begitu didekati teman korban sangat kaget ternyata orang itu adalah Anshori temannya sendiri. Saat diperiksa ternyata di kepala korban ditemukan luka bekas pukulan sebuah benda. Teman korban mencari-cari dimana motor temannya itu. Namun motor itu tak ada di sekitar TKP. Teman korban menduga Ansori telah dirampok. Kemungkinan perampok menghadang korban Anshori saat melaju di jalanan gelap dekat Lapangan Golf itu.Begitu Anshori melinta pelaku lalu langsung menghantam kepala korban dengan benda yang diduga sebatang kayu. Begitu korban jatuh dari motor dan tak dasarkan diri. Perampok tersebut lalu langsung membawa kabur motor korban.Mendapati korban Anshori tak sadarkan diri tersebut, teman korban lalu langsung melarikan korban ke RSUD M Yunus. Namun dalam perjalanan Sopian menghembuskan nafas terakhirnya. Walau begitu korban tetap dibawa sampai ke rumah sakit. Tak berapa lama kemudian keluarga korban pun dikhabari atas berita duka itu. Dengan berlinangan air mata lalu, jasad korban dibawa pulang ke rumah duka. Jenzahnya dimakamkan di TPU (Tempat Pemakaman Umum) Timur Indah. Sejauh ini kasus perampokan dan pembunuhan terhadap Satpam tersebut masih ditindaklanjuti oleh kepolisian Polsek Selebar. Saat dikonfirmasi Kapolres Bengkulu AKBP Djoko Suprayitno melalui Kapolsek Selebar Kompol Syafei Maulana membenarkan adanya peristiwa tersebut. Perkara ini sejauh ini masih lidik. Sejauh ini polisi belum memanggil dan memeriksa para saksi.(160)