Perajin Seluma Keluhkan Peningkatan SDM

KERAJINAN: Bupati Seluma Erwin Octavian SE, melihat hasil kerajinan Tenun Bumpak yang siap dipasarkan.

TAIS, bengkuluekspress.com – Di tengah semangatnya kelompok Penenun Bumpak di Kelurahan Masmambang dan Desa Kampai Kecamatan Talo, ternyata kelompok tenun tradisional juga mengeluhkan akan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Pasalnya, setiap pameran tenun tingkat provinsi maupun nasional, tidak pernah dilibatkan. Melainkan hanya Pegawai Negeri Sipil (ASN) saja yang ikut serta yang notabene bukanlah bagian dari pelaku ataupun kelompok Penenun Kain Bumpak.

“Jangan setiap kegiatan yang berangkat dan ikut serta hanya ASN. Seharusnya perwakilan pengrajin agar bisa melihat dan membandingkan dengan tenun tenun lainnya,” tegas Leni, Penenun Bumpak di Masmambang kepada BE.

Ditambahkan, membandingkan dan melihat hasil tenun lain setiap kegiatan merupakan hal yang sangat bermanfaat dan bagian dari peningkatan mutu dan SDM. Agar bisa diimplementasikan di penenun Bumpak agar bisa berkembang. Sehingga perbandingan motif dan corak bisa untuk dicontoh.

“Ikut pameran dan membandingkan corak hasil tenun yang sudah jadi ini bagian dari peningkatan mutu bagi pengrajin. Bukan sebaliknya bagi ASN yang selalu ikut,” ujarnya.

Selain itu, pelatihan dan perhatian dari pemerintah sudah sangat menguntungkan kelompok. Hanya saja, masih tetap bimbingan dari pemerintah ini diperlukan. Termasuk bimbingan akan fasilitas bantuan yang sudah di berikan. Agar mutu dari tenunan bisa ikut bagus dengan bantuan yang sudah di berikan tahun 2019 lalu.

“Kita harap bimbingan dan pelatihan tetap selalu ada agar fasilitas dari pemerintah yang sudah di berikan ini bisa termanfaatkan dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu, Leni juga berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Seluma yang sudah memberikan bantuan benang 300kg kepada kelompok-kelompok. Ke depan juga diharapkan bisa bekerjasama ikut mempromosikan hasil dari tenun ini.

“Terima kasih kepada bupati dan kepala dinas yang sudah mensupport pengrajin kedepan tetap akan lebih meningkatkan kualitas,” imbuhnya.

Terpisah Kepala Disperindagkop dan UKM Seluma H Mulyadi Joyo Martono SSos menerangkan pemerintah melalui dinas tetap akan memperhatikan pengrajin pengrajin binaan. Agar kedepannya bisa berkembang dengan harapan bisa bersinergi.

“Ke depan peningkatan SDM dan peningkatan mutu serta pelatihan akan menjadi prioritas kita. Serta apa yang terjadi itu kedepannya tidak akan terulang kembali,” pungkasnya. (333)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*