Penyuluh Agama Harus Paham Dakwah Era Digital

Zainal Abidin

BINTUHAN, bengkuluekspress.com – Keberadaan Penyuluh Agama Islam (PAI) di masyarakat harus memberikan dampak positif. Dimana kini telah memasuki era globalisasi dan digitalisasi.Untuk itu, penyuluh perlu memahami bagaimana mengoptimalkan media sosial alias medsos sebagai media dakwah.

“Penyuluh harus berwawasan luas, dapat meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana dakwah, dalam menjalankan tugas pembinaan apalagi dimasa Covid-19 ini,” kata Kepala Kantor  Kementerian Agama Kabupaten Kaur yang baru Drs. H. Zainal Abidin MHI, kemarin (23/8).

Dikatakannya, PAI harus turun langsung ke masyarakat dalam melakukan penyuluhan agama. Hal ini agar masing-masing pemeluk agama semakin yakin dengan agamanya. Sehingga tidak mudah dipengaruhi oleh ajaran sesat dan menyesatkan, apalagi gerakan radikal yang mengatasnamakan agama.

“Jika melihat suatu kelompok atau gerakan perorangan yang mencurigakan, sebaiknya laporkan kepada pihak berwenang guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” sampainya.

Ditambahkannya, masing-masing penyaluh agama harus tetap menghormati antar pemeluk agama karena di Kaur bermacam-macam agama. Apalagi setiap penyuluh juga diajarkan toleransi dan tetap menghormati batas-batas masing-masing pemeluk agama. Juga untuk menyuluh dalam menjalankan tugasnya tetap mengutamakan protokol kesehatan.

“Setiap pemeluk agama harus terus mendapat penyaluhan untuk meningkatkan komitmen, sehingga tidak mudah terpengaruh terhadap ajaran yang menyesatkan. Dimasa Covid-19 ini jangan lupa utamakan protokol kesehatan,” tandasnya. (irul)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*