Penyidik Olah Sket TKP

Olah Sket TKP ke 2 kalinya (2)
2. Budhi//Bengkulu Ekspress
Anggota Unit Laka Lantas Polres Bengkulu saat melakukan olah sket TKP ke 2 kalinya di tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Pangeran Natadirja KM 6.5. Loksi titik awal terjadinya laka maut yang menyebabkan seorang ibu rumah tangga meninggal dunia.

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Sebelum memastikan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) kasus kecalakaan lalu lintas di Jalan P Natadirja, Rabu (22/8). Kecelakaan yang menewaskan seorang ibu rumah tangga Yulisni warga Kelurahan Jalan Gedang, Kota Bengkulu. Penyidik Unit Laka Polres Bengkulu, kembali melakukan olah sket TKP kedua kalinya, kemarin (24/8).



Olah TKP kedua tersebut dilakukan guna untuk memperkuatkan hasil olah TKP sebelumnya. Pada hasil olah TKP yang pertama, diduga teradapat kelalaian pada korban pengendara kendaraan roda dua. Sebab, dimedian jalan tempat korban mau mutar balik terdapat terdapat rambu-rambu dilarang memutar balik.

Namun untuk memastikan perkara ini, penyidik masih mau memeriksa saksi mata yang melihat langsung saat kejadian berlangsung. Sementara, untuk pengendara kendaraan roda empat Riski Valentika hingga saat ini keterangan yang berasangkutan masih didalami penyidik.

“Ya, setelah melakukan olah TKP ini nanti kita memeriksa beberapa orang saksi yang ada di TKP pada saat kejadian,” ucap Kapolres bengkulu, AKBP Prianggodo Heru Kunprasetyo SIK melalui Kasat Lantas AKP Agis Arya Denawan SIk, Jumat (24/8) kepada Bengkulu Ekspress.

Untuk diketahui, kejadian kecelakaan yang merenggang nyawa tersebut terjadi di ruas Jalan Pangeran Natdirja Kilo 6,5 Tepatnya di depan Rumah Dinas Wakil Gubernur Bengkulu, atau kantor PTPN 7 Kelurahan Jalan Gedang, Kota Bengkulu.

Kronologis kejadiannya, kecelakaan lalu lintas antara Mobil Daihatsu terios BD 1325 AS dengan Sepeda motor Honda beat BD 4679 CO berawal dari kedua kendaraan tersebut, datang secara bersamaan dengan posisi sepeda motor berada di depan yang datang dari arah simpang Kilometer 8 menuju arah simpang Padang Harapan.

Sesampainya di TKP pengendara sepeda motor mau mutar berbalik arah ke simpang Kilometer 8 melalui tempat berbalik arah (median jalan). Pada saat bersamaan datanglah mobil Daihatsu terios dari arah belakang sepeda motor dan langsung menabrak sepeda motor itu. Terjadilah kecelakaan maut tersebut. Pengendara sepeda motor meninggal ditempat.

Dengan mengalami luka robek dan. Sementara pengendara mobil terios atas nama Rizki Valentika merupakan anak dari ketua DPRD Provinsi Bengkulu, Ikhsan Fajri tersebut tidak mengelami cidera. Hanya mobil yang dikendarainya saja rusak parah pada bodi bagian depan. (529)