Penyertaan Modal BUMDes Capai Rp 2,5 M

modal
foto : IST

CURUP, Bengkulu Ekspress – Saat ini sejumlah desa di Kabupaten Rejang Lebong masih terus mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di masing-masing desa di Kabupaten Rejang Lebong. Bahkan untuk tahun 2019 ini sendiri dana penyertaan modal dari DD untuk BUMDes mencapai Rp 2,574 miliar.

Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Rejang Lebong, Achmed Chalid ST mengungkapkan dana sebesar Rp 2,5 miliar tersebut untuk penyertaan modal bagi 30 desa dari total 122 desa di Kabupaten Rejang Lebong.

“Untuk tahun ini dari 122 desa ada 30 desa yang memberikan penyertaan modal untuk desanya dengan total penyertaan modal dari dana desa di 30 desa tersebut sebesar Rp 2,5 miliar,” sampai Achmed saat dikonfirmasi Selasa (24/9) kemarin.

Diungkapkan Achmed, bila dibandingkan dengan tahun 2018 lalu jumlah desa yang memberikan penyertaan modal untuk BUMDes pada tahun 2019 ini berkurang bahkan hampir 50 persen. Karena menurut Achmed pada tahun 2018 lalu jumlah desa yang memberikan penyertaan modal untuk BUMDes nya sebanyak 57 desa dengan total anggaran yang dikucurkan sebanyak Rp 4,180 miliar. “Masih adanya penyertaan modal untuk BUMDes dari dana desa ini menjadi indikator bahwa BUMDes didesa-desa tersebut mengalami perkembangan dalam melaksanakan usaha sesuai dengan potensi desa mereka,” sampai Achmed.

Lebih lanjut Achmed menjelaskan, dari 30 desa yang memberikan penyertaan modal untuk BUMDes mereka tersebar dibeberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Rejang Lebong, seperti di Kecamatan Kota Padang, PUT, Sindang Kelingi, Bermani Ulu, Selupu Rejang, Curup Utara, Curup Selatan dan Sindang Beliti Ulu.

Sementara itu untuk jenis usaha yang dilakukan BUMDes yang mendapat penyertaan modal tersebut sesuai dengan potensi yang mereka miliki seperti penyediaan Saprodi pertanian, alat kesenian kuda kepang hingga untuk pengembangan pariwisata. “Karena kegiatan BUMDes sesuai dengan potensi, maka seperti di Kecamatan Selupu Rejang Lebong yang banyak lokasi wisata jadi banyak BUMDes bergerak dalam bidang pariwisata,” paparnya.

Tak hanya itu, menurut Achmed ada beberapa BUMDes di Kabupaten Rejang Lebong yang membangun embung atau tempat cadangan air seperti untuk musim kemarau seperti saat ini. Beberapa desa yang telah memiliki embung tersebut seperti di Desa Purwodadi, Kampung Sajad dan Sukarami Kecamatan Bermani Ulu serta di Desa Derati Kecamatan Kota Padang.

Di sisi lain, Achmed juga mengungkapkan, dalam pengembangan BUMDes di Kabupaten Rejang Lebong, selain mendapat penyertaan modal dari masing-masing desa melalui dana desa. pada tahun 2019 ini ada 8 desa di Kabupaten Rejang Lebong yang menerima bantuan dari pemerintah pusat untuk mengembangkan BUMDes.

Delapan desa yang BUMDes nya mendapat bantuan dari pemerintah pusat tersebut antara lain Desa Empat Suku Menanti Kecamatan Sindang Dataran, Desa Sumber Bening Kecamatan Selupu Rejang, Desa Tebat Tenong Dalam Kecamatan Bermani Ulu, Desa Pal 100 Kecamatan Bermani Ulu Raya dan Desa Derati Kecamatan Kota Padang. “untuk bantuan dari pemerintah pusat ini masing-masing BUMDes mendapat Rp 50 juta, sebelumnya kita mengajukan proposal untuk 10 BUMDes, hanya saja yang direalisasikan cuman 8 BUMDes,” tutup Achmed.(251)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*