Penyakit Mag dan Diare Meningkat

==Rachman SKM MSi==

LEBONG, Bengkulu Ekspress – Tidak mengatur pola makan selama lebaran membuat penyakit mag dan diare meningkat. Hal tersebut berdasarkan data warga yang berobat ke Puskesmas di Kabupaten Lebong. Kepala Dinas Kesehatan Lebong, Rachman SKM MSi mengatakan, bahwa dari informasi dan petugas yang sedang bertugas selama lebaran. Pasien diare dan mag meningkat dari hari biasanya.

“Pada hari normal, setiap hari petugas hanya menerima 1 pasien bahkan ada yang tidak sama sekali menerima pasien yang ingin berobat, karena mag dan diare,” jelasnya, kemarin (12/06).

Selama lebaran memang masyarakat banyak mengkonsumsi makanan, terutama yang mengandung minyak atau santan, pedas ataupun manis yang berlebihan. Akibatnya, perut yang selama 1 bulan mendapatkan asupan makanan secara teratur mengakibatkan lambung terkejut dan meningkatnya asam lambung. “Penyakit mag maupun diare dapat menyerang siapa saja jika pola makan tak teratur,” sampainya.

Untuk itulah, ia meminta, kepada masyarakat ketika sudah merasakan adanya perubahan pada perut. Baik itu seperti gejala maag ataupun diare, untuk bisa segera berobat ke fasilitas kesehatan terdekat. Sehingga tidak mengakibatkan sakit menjadi penyakit akut. “Jangan karena sedang tidak berpuasa, di siang hari semua makanan dilahap sehingga mengacuhkan kesehatan,” tuturnya.

Selain itu, dirinya juga mengimbau, kepada masyarakat Lebong untuk terus menjalankan atau melaksanakan apa itu yang namanya gerakan Masyarakat Sehat (Germas) seperti selalau melaksanakan aktifitas fisik atau olahraga, mengkonsumsi sayur dan buah, tidak merokok, tidak mengkonsumsi alkohol, memeriksakan kesehatan secara teratur “Selain itu membersihkan lingkungan dan menggunakan jamban ketika membuang air besar maupun kecil,” ajak Rachman.(614)