Penumpang Meningkat 80%

ARY/Bengkulu EkspressPara penumpang yang berhenti di Terminal Simpang Nangka Kota Curup, selama arus mudik ini tercatat kenaikan penumpang mencapai 80 persen.

CURUP, Bengkulu Ekspress– Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Simpang Nangka Kota Curup, Edi Azhari mencatat ada peningkatan signifikan penumpang selama arus mudik 2019 ini. Dimana menurut Edi peningkatan jumlah penumpang selama arus mudik mencapai 80 persen. “Dari pantauan kita lakukan lonjakan penumpang yang masuk ke Terminal Simpang Nangka ini mencapai 80 persen,” sampai Edi.

Dijelaskan Edi, dari pantauan yang mereka lakukan selama arus mudik ini dalam seharinya jumlah penumpang yang masuk ke Terminal Simpang Nangka mencapai 300 orang. Jumlah tersebut meningkat dari hari biasanya yang hanya sekitar 100 sampai 200 orang saja. Peningkatan jumlah penumpang tersebut, menurut Edi juga tandai dengan peningkatan jumlah armada bus antar kota antar provinsi yang masuk ke Terminal Simpang Nangka.

“Selain jumlah penumpang, jumlah bus yang masuk juga meningkat, dimana dari sebelumnya hanya sekitar 15 bus dalam sehari saat ini mencapai 20 bus,” tambah Edi.

Menurut Edi penumpang yang masuk dan keluar melalui terminal Simpang Nangka tersebut sebagian besar dengan tujuan Pulau Jawa. Bahkan menurutnya dari seluruh penumpang yang ada tersebut 70 persen tujuannya adalah Pulau Jawa, sedangkan sisanya tujuan dalam Pulau Sumatera seperti ke Sumatera Barat, Medan, Jambi hingga Pekan Baru.



“Kalau untuk PO yang masuk masih PO lama yang sehari-harinya melayani rute ke Bengkulu, namun yang ada hanya penambahan armada dari beberapa PO,” aku Edi.

Peningkatan jumlah penumpang sendiri, menurut Edi sudah terjadi sejak tangga 28 Mei lalu, peningkatan jumlah penumpang ini diprediksi akan terjadi hingga hari ini. Sedangkan untuk arus balik sendiri, menurut Edi pihaknya memprediksi akan terjadi sejak H+2 lebaran. Karena pada memang cuti bersama lebaran 2019 ini hanya sampai tanggal 9 Juni atau H+5 lebaran.

Dibandingkan dengan tahun lalu, Edi mengaku jumlah penumpang tahun 2019 ini meningkat sekitar 20 persen. Hal tersebut menurutnya kemungkinan besar karena mahalnya harga tiket pesawat, sehingga banyak penumpang pesawat yang beralih ke bus.

Sementara itu, terkait dengan sisi kelayakan dari bus-bus yang masuk ke Terminal Simpang Nangka, Edi mengaku seluruh bus masuk dalam kategori layak, meskipun ada beberapa bus yang mendapat catatan atau perlu diperbaiki. Bus-bus yang mendapat catatan tersebut seperti karena kacanya yang sudah retak atau bannya yang sudah tipis. Atas catatan tersebut, Edi mengaku hal tersebut sudah mereka sampaikan ke pengemudi bus untuk disampaikan ke PO agar bisa segera mereka perbaiki.

“Seluruh bus yang masuk ke Terminal Simpang Nangka ini kita kategorikan layak jalan, meskipun ada beberapa yang perlu diperbaiki seperti kacanya yang sudah retak hingga bannya yang sudah tipis,” demikian Edi. (251)