Penumpang Lion Protes

Febri:  “Mereka Itu Telat”

BENGKULU, BE – Sedikitnya 10 penumpang maskapai penerbangan Lion Air, sempat terlantar di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, kemarin. Yoga, salah seorang penumpang dengan tujuan Yogyakarta mengaku jika dirinya merasa dirugikan atas tindakan tak menyenangkan dari Maskapai Lion Air. Ia sendiri tak tahu persis kenapa dirinya ditinggalkan dari penerbangan bersama penumpang lainnya dengan jadwal lebih cepat dari yang telah ditetapkan. “Jadwal penerbangan pada pukul 09.55 WIB, saya datang lebih cepat yakni pukul 09.43 WIB dan sudah cek in,” katanya. Namun setelah mulai pemberangkatan tidak ada pemanggilan, saat ditanya katanya memang ada satelit radionya yang rusak, dan ketika saya mau menaiki tangga pesawat, justru tangga itu ditarik,” ujarnya. Ia sendiri tak tahu persis apa masalahnya. Pasalnya, tanpa pemberitahuan yang jelas, pihak maskapai membatalkan keberangkatan dirinya bersama penumpang lainnya. “Kami kecewa atas perlakuan pihak maskapai yang tidak menginformasikan dengan jelas terkait pembatalan penerbangan hari ini,” katanya. Iapun pernah mengalami hal yang sama saat di Yogyakarta. Namun walau terlambat masih ada toleransi 15 menit untuk menunggu. ”Tapi di sini justru berbeda,” ujarnya kesal. Menurutnya, pihak penerbangan pun tak memberikan keterangan pada kami, dan ketika kita minta dikembalikan uang tiketnya, mereka menolak dan dinyatakan hangus dengan alasan telah cek in. Pantauan BE di lapangan, sejumlah penumpang melakukan protes terhadap petugas Lion Air yang ada di Bandara. Salah seorang penumpang tampak menghujat dengan nada kasar dan kata-kata kotor. Mereka terlihat sangat kesal. Sementara pihak Lion Air di bandara hanya diam. Dihubungi terpisah, Distrik Manager Lion Air Cabang Bengkulu, Febri Eka Setiawan saat dihubungi BE menuturkan, pembatalan pemberangkatan para penumpang tersebut bukan tidak ada alasan, melainkan mereka memang telah terlambat dari jadwal toleransi yang telah diberikan. “Penumpang yang tidak diberangkatkan itu murni terlambat datang, walau sudah cek in. Kalau sudah 45 menit sebelum pemberangkatan belum datang, mereka akan ditinggalkan,” kata Febri. Ia juga menegaskan, pemberitahuan itu sudah disosialisasikan sebelumnya, jika batas waktu yang telah kita berikan tidak diindahkan, terpaksa mereka tidak diberikan batas maksimal itu dan otomatis uang tiketpun tak bisa dikembalikan alias hangus,” tukasnya. (247)