Penjual Takjil Jaga Kebersihan

IRUL/Bengkulu Ekspress PEDAGANG: Para pedagag takjil saat menjajakan dagangannya di pasar Ramadan depan sentra kuliner Kota Bintuhan, Minggu (12/5).

KAUR SELATAN, Bengkulu Ekspress– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kaur memberikan kesempatan pada pedagang musiman untuk berjualan di pinggir jalan lapangan Merdeka tanpa dipungut biaya alias gratis. Menyikapi hal ini, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan dan UKM (Diskoperindag UKM) Kaur Agusman Efendi SE MM, mengimbau kepada pedagang takjil di pinggir jalan raya Kota Bintuhan agar selalu menjaga kebersihan makanan yang mereka jual.

“Sejak awal Ramadan kita sudah ingatkan kepada penjual takjil, untuk menjaga kebersihan makanan yang dijual. Sehingga konsumen pun tidak kecewa,” kata Agusman beberapa hari lalu.

Dari pantauan Bengkulu Ekspress, di pinggiran jalan raya Taman Bineka dan lapangan Merdeka yang merupakan kampung Ramadan dan setiap sore ramai dikunjungi konsumen ini, memang lokasi lapaknya sangat dekat dengan badan jalan sehingga diharapkan pedagang bisa memperhatikan kebersihan dagangannya supaya terhindar dari debu-debu jalanan dengan menutupi makanannya.

“Di pasar Ramadan ini cukup lengkap, mulai dari kue, sayur matang hingga lauk untuk hidangan berbuka puasa,” tuturnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, terkait dengan respons masyarakat tentang keberadaan pasar musiman ini sangat baik. Juga dari segi kualitas makanan, sampai sore kemarin belum ada keluhan. Jika ada makanan yang mendangung zat berbahaya. “Belum ada warga yang komplain tentang makanan yang dijual pedagang. Alhamdullilah, semua berjalan baik sampai hari ini,” tuturnya.

Ditambahkanya, diharapkan para pedagang tetap konsisten menjaga kualitas kebersihan kuliner yang mereka jajakan hingga Ramadan nanti. Sebab dalam berdagang cari untung itu sah-sah saja, tapi menjaga kebersihan dan kualitas makanan menjadi hal yang wajib.  “Diharapkan para pedagang tetap konsisten menjaga kualitas kebersihan kuliner yang mereka jajakan hingga akhir puasa. Jangan sampai merugikan konsumen,” jelasnya. (618)