Peningkatan Madrasah Gunakan SBSN


3. Endang/BE
Rapat kerja kebijakan penyusunan pagu alokasi anggaran Kemenag RI 2021, di Hotel Mercure, Selasa (6/10).

BENGKULU, BE – Peningkatan pendidikan madrasah pada 2020, diprioritaskan dengan peningkatan akses pendidikan. Dengan menggunakan dana berbasis syariah melalui Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

“Pembangunan pendidikan madrasah ini bentuknya pembangunan gedung ruang kelas baru dan gedung peningkatan sarana pendidikan, seperti asrama, laboratorium sebagai pendukung proses pembelajaran,” ujar Kepala Biro Perencanaan Sekjen Kementerian Agama RI Dr H Ali Rohmad disela rapat kerja kebijakan penyusunan pagu alokasi anggaran Kemenag RI 2021, di Hotel Mercure, Selasa (6/10).

Peningkatan mutu pendidikan tersebut, diperuntukkan untuk semua jenjang pendidikan. Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA), serta Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC).
Belum diketahui berapa banyak bantuan yang dikucurkan ke madrasah di Provinsi Bengkulu. Untuk mendapatkan dana program tersebut, terlebih dulu melalui usulan melalui mekanisme perencanaan Kanwil Kemenag. Diusulkan melalui aplikasi e-planning dan diverifikasi melalui data Emis.

“Madrasah mana saja nanti kita umumkan. Usulan itu juga melihat dari aplikasi e-planning yang telah diverifikasi melalui data EMIS,” bebernya.

Dicontohkanya, untuk pembangunan unit kelas baru, maka penentuan madrasah mana saja yang memperoleh bantuan pusat harus disinkronkan dari jumlah siswa. Jangan sampai anggaran pembangunan yang telah dikucurkan justru terbengkalai.

Selanjutnya, program pembangunan yang menggunakan dana SBSN juga dikembangkan untuk pembangunan asrama siswa (Boarding school) diprioritaskan di MAN IC. Dengan harapan proses pembelajaran di MAN IC lebih terkontrol.

Masih dikatakannya, rapat kerja ini guna menyampaikan mekanisme pengusulan dan menyerap aspirasi untuk menentukan besaran Pagu di Provinsi Bengkulu. Dalam tiga hari ini sudah bisa mengetahui sekaligus menetapkan pagu defenitif, baik untuk belanja pegawai maupun belanja barang dan belanja modal.

Walau pada 2021 ada redesain program dari 12 program menjadi lima program, namun pagu alokasi anggaran di Kanwil Kemenag Bengkulu, diprediksi mengalami kenaikan. Sayangnya Ali Rohmad enggan membeberkan berapa persentase kenainkan anggaran di Bengkulu, namun kucuran dana dari pusat tersebut lebih memprioriotaskan rehab kantor atau belanja modal di lingkungan kanwil Kemenag. (247)

 

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*