Penilaian USBN Ditentukan Sekolah

–fto pirwan dahiwi–

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Ujian Sekolah Bertaraf Nasional tingkat SMA masih berlangsung hingga hari ini, Rabu (20/3). Meski begitu, penilaian hasil USBN masing-masing sekolah akan berbeda dan dikembalikan ke satuan Pendidikan.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) tingkat SMA se-Kota Bengkulu Pirwan Dahiwi MPd, saat dikonfirmasi Bengkulu Ekspress kemarin (19/3) mengatakan, pelaksanaan USBN soalnya dibuat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu. Dengan mengacu pada kisi-kisi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). Dengan porsi soal 5 persen soal dibuat dari pusat dan 75 persen dibuat daerah.

Penggandaan dan penilaiannya dikerahkan di satuan pendidikan. Sekolah selain melakukan penggandaan soal, juga memberikan kewenangan atas pengawas ruangan yang dilakukan pada tenaga pendidiknya dengan cara silang antar mata pelajaran yang tidak diujikan pada hari itu.

Pemindaian hasil lembar jawaban siswa juga diserahkan ke satuan pendidikan, di Kota Bengkulu, ada dua sistem yang diterapkan. Pertama lembar kerja jawaban siswa dikumpulkan di sekolah. Kemudian, dipindai ke Lembaga Perguruan Tinggi dan ada juga lembar jawaban kerja siswa yang diperiksa sendiri guru sekolah.

“Pada umumnya sekolah negeri favorit lebih menggunakan sistem pemindaian dengan bekerjasama dengan lembaga perguruan tinggi, sedangkan sekolah swasta dengan pertimbangan jumlah siswa diperiksa sendiri,” jelasnya.

Karena Ujian Nasional bukan lagi penentu kelulusan, maka hasil nilai kelulusan USBN juga diserahkan pada sekolah. Setiap sekolah memiliki standar kriteria kelulusan minimal (KKM). Diharapkan perhitungan KKM harus objektif sesuai dengan kondisi pembelajaran di sekolah. (247)