Pengusaha Jangan Khawatir Pajak Tinggi

Ary, seminar wirausahaKPP Pratama Curup Gelar Seminar Wirausaha

CURUP, BENGKULU EKSPRESS – Kepala KPP Pratama Curup, Barlianto, SH MM, mengingatkan para pelaku usaha di Kabupaten Rejang Lebong, Lebong dan Kepahiang tidak khawatir pajak tinggi bila usahanya berkembang. Karena menurut Barlianto semuanya sudah ada mekanisme penghitungan. “Sekarang ini yang terpenting adalah, bagaimana usaha kita menjadi maju dan berkembang, saat usaha sudah maju kami juga berharap untuk tidak takut pajak tinggi,” terang Barlianto saat membuka kegiatan seminar kewirausahaan bersama PT Pegadaian Cabang Curup di hotel mutiara Kota Curup, Selasa (28/11) kemarin.

Para pelaku usaha diminta Barlinto untuk tidak takut pajaknya akan besar karena usaha berkembang, karena menurut Barlianto dalam penghitugan pajak tidak dilakukan asal-asalan namun dengan mekanisme yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Dalam kesempatan tersebut, Barlianto berharap para wajib pajak yang ada di Rejang Lebong, Lebong dan Kepahiang selalu melakukan hak dan kewajibannya terhadap pajak. Salah satu yang harus dilakukan oleh wajib pajak yaitu dengan menyampaikan SPT tahunan pajak setiap tahunnya.

“Jangan sungkan-sungkan untuk membayar pajak, bila wajib pajak yang membutuhkan penjelaskan, kami siap melayaninya,” terang Barlianti. Sementara itu, terkait dengan kegiatan seminar kemarin. Menurut Barlianto merupakan bagian dari kegiatan Business Development Services (BDS) KPP Pratama Curup untuk mendorong kemajuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). “Kita ingin ambil bagian dalam kemajuan UMKM di Rejang Lebong ini, sehingga kita akan menggelar seminar hari ini,” terang Barlianto

Dalam kesempatan tersebut, Barlianto yang merupakan putra Kabupaten Rejang Lebong mengungkapkan bahwa potensi usaha di Kabupaten Rejang Lebong khususnya dibidang kuliner sangat menjanjikan. Karena menurutnya sejak dulu sejumlah panganan lokal sangat dicintai oleh masyarakat. Hanya saja menurut Barlianto sejumlah makanan lokal tersebut saat ini sudah menghilang. Namun dengan adanya kegiatan seminar tersebut ia berharap bisa mengangkap kembali makanan-makanan dari Rejang Lebong.

“Untuk mengembangkan usaha, kita juga perlu mengikuti tren, salah satunya yaitu tren pesan antar yang akhir-akhir ini mulai diterapkan oleh pelaku usaha khususnya kuliner,” papar Barlianto. Sementara itu, Deputi Bisnis PT Pegadaian Area Jambu, Hendra Hermawanto dalam sambutannya berharap dengan adanya kegiatan seminar kemarin, para pelaku usaha bisa mengikuti jejak kesuksesan pemateri yang mereka hadirkan yaitu owner Soto Semarang, Selamet Ragil.

“Saya berharap peserta bisa memanfaatkan kegiatan seminar ini untuk mengikuti jejak pak Selamet Ragil dalam mengembangkan usahanya,” terang Hendra. Dijelaskan Hendra, salah satu kendala seseorang dalam mengembangkan usahanya adalah masalah pendanaan. Oleh karena itu menurut Hendra, pegadaian hadir untuk memberikan solusi dengan sejumlah produk pinjaman yang mereka miliki. “Kalau ada pengusaha yang membutuhkan anggaran Pegadaian bisa membantu dengan memberikan pinjaman melalui sejumlah produk yang kami miliki,” demikian Hendra.Kegiatan seminar kewirausahaan yang mengambil tema berkembang dan bertahan di bisnis kuliner tersebut diikuti oleh 78 pelaku UMKM dari Kabupaten Rejang Lebong. (251)