Pengusaha Diminta Beli Produk Lokal

RIO/Bengkulu Ekspress RAKERDA: DPD Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Bengkulu menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Senin(1/7)

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Guna mendorong penjualan produk asli Bengkulu, Ikatan Wanita Usaha (IWAPI) Provinsi Bengkulu meminta kepada semua pengusaha di Bengkulu untuk tidak membeli produk luar.  Sebab, di Bengkulu sendiri bahan semua produk usaha telah lengkap.  Ketua IWAPI Provinsi Bengkulu, Trisna Anggraini SIP MM mengatakan, jika semua bahan produk tersebut dibeli di Bengkulu, maka ekonomi masyarakat akan semakin membaik.

“Kurangilah pemakaian prodak luar, pakailah produk yang diciptakan ibu-ibu yang ada di 10 kabupaten/kota di Bengkulu,” terang Trisna kepada Bengkulu Ekspress usai membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) IWAPI di Butik La Mentique Kota Bengkulu, kemarin (1/7).

Dijelaskannya, anggota IWAPI yang terdiri dari ribuan pengusaha itu juga ikut mendorong langkah mencintai produk asli daerah.  Seperti contoh, untuk pengusahan rumah makan, bahan sayurnya harus dibeli dari Bengkulu. Tidak harus membeli bahan dari luar Bengkulu. Karena hal tersebut akan memicu ekonomi daerah.  “Ini tugas kita bersama,” tambahnya.



Tidak hanya itu, dalam tantangan persaingan era globalisasi sekarang juga harus menjadi PR bersama oleh para pengusaha. Apalagi seorang wanita. Mau tidak mau seorang wanita pengusaha diperlukan kesiapan. Seperti, persiapan melakukan sertifikasi usaha dan tenaga kerja, seperti, lebel halal untuk produk makanan ataupun minuman yang dihasilkan.

“Kita dorong usaha yang dijalani pengurus dan anggota IWAPI dalam bentuk Industri Rumah Tangga (IRT) saja, tetapi bisa naik kelas dan di dukung legalitas dari produk-nya, tidak saja secara kedaerahan tapi secara nasional. Apalagi sejauh ini untuk legalitas, kita sudah bekerjasama dengan dinas teknis,” papar Trisna.

Sementara itu, Wakil Ketua Kamar Dagang Indonesia (KADIN) Provinsi Bengkulu, Tarmizi Gumay mengatakan, keberadaan organisasi IWAPI bisa terus tumbuh dan berkembang. Apalagi pihaknya selaku pembina organisasi juga akan terus mendorong agar wanita pengusaha di Bengkulu untuk bisa maju dan bersaing dalam produk usahanya.

“Partisipasi aktif dari IWAPI dalam memasarkan setiap produknya kepada masyarakat juga telah membantu pembangunan bidang perekonomian daerah. Untuk itu diharapkan keberadaan organisasi ini dari para pengurus dan anggotanya, agar dijadikan sebagai sarana atau wadah untuk mengembangkan diri serta bersinergi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) yang ada di Provinsi Bengkulu,” tutup Tarmizi. (151)