Pengurus DPC HIPKI BS Dilantik

MANNA, BE РKepengurusan DPC Himpunan Penyelenggara Pelatihan dan Kursus Indonesia  (HIPKI) Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) periode 2012-2016, resmi dilantik. Pelantikan dilakukan langsung Ketua DPD HIPKI Provinsi Bengkulu Merry Witman, Sabtu (22/9) di gedung GOW Bengkulu Selatan.
Ikut mendampingi Wakil Ketua DPD HIPKI Provinsi Drs Inrozie dan Sekretaris Muhammad Sil SE SPd MSi, perwakilan Dikbudpora BS dan berbagai kelompok organisasi profesi.
Adapun pengurus yang dilantik sesuai SK/01/DPD HIPKI/BKL/09-12 tersebut diketuai Reni Nopita Sari SPi, Wakil Ketua Ahmad Hafandi, Sekretaris Tabrin, Bendahara Yeyen Afriyanti dan berbagai ketua bidang.
Ketua DPD HIPKI Provinsi Bengkulu Merry Witman menyampaikan kepengurusan saat ini merupakan pengurus perdana bagi DPC HIPKI Bengkulu Selatan. Ini merupakan DPC HIPKI ke-9 yang telah dilantik.”Saat ini tinggal melengkapi Kabupaten Kaur yang belum terbentuk kepengurusannya,” ucapnya membuka sambutan.
Owner Colorado Grup ini sempat mengulas kembali sejarah terbentuknya organisasi profesi Penyelenggara Pelatihan dan Kursus yang saat ini dinamakan HIPKI. Ini dilakukannya untuk mengingatkan akan sejarah panjang dan visi para pendirinya.
“HIPKI sudah 35 tahun terbentuk. Jauh sebelum ada program dan bantuan blockgrand. Para pendiri organisasi ini ingin mendukung kemajuan pendidikan dengan melahirkan tenaga-tenaga andal dan terampil agar bisa terserap dunia kerja,” tuturnya.
Bagi pengurus baru, Merry berpesan agar bisa memberi contoh profesionalitas bagi lembaga kursus lain. Seperti memiliki identitas NILEK, memperbaiki kinera dan pelayanan.  Pendirian lembaga kursus ini jangan disalahgunakan untuk kepentingan mencari bantuan dana dari pemerintah saja
“Blockgrand itu hanya memperkuat saja. Jadi harus tetap eksis sekalipun tanpa blockgrand,” imbuhnya.
Di bagian lain Kabid PLS Dikbudpora BS Turmudi SPd menyambut baik dengan terbentuknya kepengurusan DPC HIPKI BS. Tentunya dengan adanya kepengurusan ini bisa mendorong kemajuan pendidikan.”Saat ini di Bengkulu Selatan ada 60 lembaga kursus. Namun yang aktif hanya 24 lembaga. Harapan kita dengan pengurus baru ini bisa mendorong lembaga kursus agar lebih sukses,” ujarnya.(**)