Pengunjung Taman Remaja Kecewa

RIO-MENGUNJUNGI TAMAN SATWA-TAMAN REMAJA (3)
BENGKULU, BE – Tidak hanya Pantai Panjang, Tapak Padri dan Danau Dendam Tak Sudah, ribuan warga juga menyerbu Kebun Binatang Taman Remaja, Kota Bengkulu.  Meski telah memasuki H+4, pengunjung yang datang diprediksikan masih akan terus ramai hingga besok (3/8).
Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kota Bengkulu, Selupati SH, mengatakan, para pengunjung tempat-tempat wisata di Kota Bengkulu saat ini masih didominasi oleh wisatawan lokal atau para penduduk lokal di sekitar Kota Bengkulu.
“Jumlahnya memang tidak seramai kemarin. Mungkin ada sekitar 2 ribuan.  Tapi kita prediksikan masih akan terus ramai sampai hari Minggu (3/8). Karena para PNS, karyawan dan pelajar sudah kembali masuk bekerja setelah melewati cuti lebaran dan sekolah,” katanya kepada BE, kemarin.
Selupati mengimbau agar para wisatawan lokal yang masih ingin mengunjungi Kota Bengkulu untuk dapat mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku. Disamping itu, ia juga berharap agar para pengendara kendaraan bermotor dapat berkendara dalam keadaan sehat dan prima.
“Kalau memang letih, silakan istirahat terlebih dahulu di posko-posko mudik yang kita bangun. Hingga Ahad (3/8), kita masih akan menyiagakan personil untuk mengawasi lalu lintas,” ungkapnya.
Salahsatu pengunjung Taman Remaja asal Kabupaten Kaur, Sulistiyo (24), mengaku mendatangi Taman Remaja untuk menghabiskan masa liburan bersama keluarga. Namun ia sedikit kecewa karena melihat pengelolaan kebun binatang mini yang dibangun oleh Pemda Provinsi Bengkulu pada tahun 1984 ini tidak maksimal.
“Saya sudah jauh-jauh datang bersama keluarga untuk melihat binatang-binatang di sini. Tapi binatangnya malah hanya beberapa. Tempatnya juga sudah usang dan tidak terawat. Tidak menarik perhatian,” katanya.
Senada diungkapkan Ekha Safitri (33), salah satu pengunjung asal Kabupaten Seluma. Lebih jauh ia menyarankan agar pemerintah dapat lebih memperhatikan kehidupan hewan di kebun binatang yang diresmikan oleh Tien Soeharto ini. Menurutnya, bilamana pemerintah melakukan renovasi atas taman satwa ini, Taman Remaja bisa menjadi salahsatu objek wisata andalan di Provinsi Bengkulu.
“Karena tidak ada kebun binatang di kabupaten lain. Sayang kan kalau dibiarkan begitu-begitu saja. Bayangkan berapa banyak yang kecewa ke sini setelah melihat keadaannya kumuh dan binatangnya tidak lengkap,” ujarnya.
Kepala Dinas Pertanian, Pertenakan, Perkebunan dan Kehutanan Kota Bengkulu, Ir Arif Gunadi, mengatakan, pemerintah telah berencana akan menyerahkan pengelolaan Taman Remaja kepada pihak ketiga. Pemerintah Kota telah mengalokasikan anggaran Rp 150 juta dalam APBD Perubahan 2014 untuk mengundang para pakar kebun binatang untuk membuat rencana revitalisasi kawasan seluas 6 hektare tersebut. (009)