Pengunjung Bukit Kaba, Meningkat

ARY/Bengkulu EkspressPengunjung Bukit Kaba tengah melakukan aktivitas di kawasan puncak Bukit Kaba, dalam beberapa waktu terakhir jumlah pengunjung bukit kaba terus meningkatkan bahkan diawal tahun 2019 ini pengunjung bukit kaba sudah mencapai 6.357 pengunjung

CURUP, Bengkulu Ekspress– Jumlah pengunjung Bukit Kaba atau Gunung Api Kaba dalam beberapa waktu terakhir terus mengalami peningkatan. Bahkan selama tiga bulan terakhir jumlah pengunjung ke gunung masuk dalam kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kaba terus mengalami peningkatan. “Saat ini kita mencatat adanya peningkatan kunjungan ke Bukit Kaba,” sampai Kesatuan Pengelolaan Hutan Konservasi (KPHK) Bukit Kaba, Sigit Pinardi saat ditemui dikantor Seksi Wilayah I BKSDA Bengkulu dijalan Sukowati Curup, Kamis (11/4) kemarin.

Dijelaskan Sigit, selama tiga bulan terakhir jumlah pengunjung atau pendaki ke puncak Bukit Kaba mencapai 6.357 orang dengan rincian pada Bulan Januari sebanyak 2.097 orang, kemudian pada Bulan Februari sebanyak 1.967 orang dan pada Bulan Maret sebanyak 2.293 orang. Para pengunjung Bukit Kaba tersebut baik yang melakukan camping atau bermalam maupun hanya melakukan hiking saja.



“Namun sebagian besar pengunjung TWA Bukit Kaba ini adalah mereka yang melakukan camping,” sampai Sigit.

Dibandingkan dengan priode yang sama pada tahun 2018 lalu, Sigit mengaku jumlah pengunjung pada tahun 2019 ini meningkat drastis, dimana pada tahun lalu selama tiga bulan pertama tahun 2018 pengunjung Bukit Kaba sebanyak 2.358 orang. Hanya saja menurut Sigit pada tahun lalu jumlah pengunjung tidak sama dengan tahun ini karena pada awal tahun 2018 BKSDA Bengkulu melakukan penutupan semua aktifitas pendakian ke Bukit Kaba karena sedang dilakukan pemulihan ekosistem oleh BKSDA Bengkulu.

“Tahun kemarin jumlah pengunjung tak sebanyak tahun ini karena diawal tahun ini melakukan penutupan untuk pemulihan ekosistem, dan untuk tahun ini kita belum ada rencana untuk melakukan penutupan kembali,” paparnya.

Sementara itu, jumlah pengunjung secara keseluruhan ditahun 2018 kemarin, menurut Sigit mencapai 32.544 orang, jumlah tersebut meningkat drastis dibandingkan dengan tahun 2017, karena pada tahun 2017 jumlah pengunjung TWA Bukit Kaba sebanyak 22.802 orang. Peningkatan jumlah pengunjung TWA Bukit Kaba ini, menurut Sigit berbanding lurus dengan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari TWA Bukit Kaba. Dimana pada tahun 2017 PNBP yang diterima dari TWA Bukit Kaba sebanyak Rp 77,669 juta kemudian meningkat menjadi Rp 122,847 juta ditahun 2018 kemarin. “Sebagian besar pengunjung Bukit Kaba ini adalah dari wilayah Provinsi Bengkulu dan Sumatera Selatan,” terangnya.

Peningkatan jumlah pengunjung TWA Bukit Kaba itu sendiri, menurut Sigit tak terlepas dari upaya promosi yang dilakukan BKSD Bengkulu bersama Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong dengan menggelar berbagai event dikawasan TWA Bukit Kaba.

Kemudian untuk memberikan pelayanan dan memperindah kawasan TWA Bukit Kaba, BKSDA Bengkulu bersama Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong akan terus membangun sejumlah pasilitas dikawasan TWA Bukit Kaba. Beberapa fasilitas yang telah dibangun tersebut seperti giant teks dipuncak Bukit Kaba, pembangunan dua shelter, kemudian lahan han parkir, toilet dan pusat informasi dipintu masuk TWA Bukit Kaba.(251)