Pengprov FORKI Bengkulu Pertanyakan Dana Hibah Cabor dari KONI

Foto Hendrik/ BE – Ketua Umum Pengprov FORKI Bengkulu, Ir. Muharamin.

BENGKULU, Bengkuluekspress.com РPengurus Provinsi (Pengprov) FORKI (Federasi Olahraga Karate-do Indonesia), Bengkulu mempertanyakan dana hibah untuk cabang olahraga (Cabor) dari KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Provinsi Bengkulu. Hal itu diungkapkan Ketua Umum Pengprov FORKI Bengkulu, Ir. Muharamin, Selasa (26/1).

“Memang dulu dana hibah lebih kurang sebesar Rp 15 Miliar itu dipersiapkan untuk mengikuti PON dari cabor-cabor yang lolos pada PON 2020,” kata Muharamin, Selasa (26/1).

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu itu mengatakan, cabor FORKI melakukan terus melakukan latihan intensif, pemusatan latihan dan sparing-sparing. Artinya secara organisasi FORKI Bengkulu menggunakan biaya sendiri dengan harapan dibantu KONI dari dana hibah itu.

“Tapi hingga akhir tahun 2020, KONI Bengkulu belum pernah membantu sedikit pun untuk persiapan PON tersebut,” kesalnya.

Politisi Demokrat itu mengungkapkan, sehingga pihaknya perlu mempertanykan dana hibah yang dikabarkan sudah dicairkan tersebut, ada apa tidak untuk cabor itu. Karena dana hibah senilai lebih kurang Rp 15 itu digelontorkan secara keseluruhan untuk semua cabor dan kegiatan KONI Bengkulu.

“Pasti dana hibah itu diperuntukan untuk Cabor, tidak mungkin habis dengan perjalan dinas yang menggunakan SPPD, kan tidak logis,” tegasnya.

Sementara itu, sebelumnya Ketua Umum KONI Provinsi Bengkulu Mufran Imron mengatakan terkait dengan dana hibah Rp 15 miliar dirinya mengaku jika KONI sudah menerima dari BPKAD Provinsi Bengkulu. Dana tersebut untuk operasional, reward atlet dan pelatih Porwil 2019, TC dan kepentingan lain di organisasi KONI dan pengurus cabor.

Hanya saja Mufran tidak memberikan jawaban jelas terkait adanya atlet dan pelatih belum menerima reward dan pengurus cabor yang menerima dana tetapi tidak sesuai yang diajukan.(HBN)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*