Pengerjaan Jalan di Lebong Selatan Terancam Dipindahkan

JALAN : Pembangunan jalan Desa Mangkurajo yang terhenti karena ada kawasan yang masuk TWA.

LEBONG, bengkuluekspress.com – Pekerjaan peningkatan jalan Desa Mangkurajo Kecamatan Lebong Selatan terancam dihentikan, karena kawasan pekerjaan masuk ke dalam wilayah Taman Wisata Alam (TWA). Bahkan, pekerjaan ini terancam dipindahkan ke tempat lain.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan (Dinas PUPR-Hub) Kabupaten Lebong, Joni Prawinata SE MSi, mengatakan, dari laporan yang ia terima, bahwa di kawasan pembanguann sendiri ada 3 titik jalan yang masuk kawasan TWA dengan panjang lebih kurang 1 kilometer dari total 3,5 kilometer yang dikerjakan.

“Sementara titik-titik yang tidak masuk kawasan, terus dilakukan pengerjaan,” jelasnya, kemarin (20/08).

Sementara untuk titik jalan yang masuk kawasan TWA, saat ini pihaknya sedang mengurus untuk melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan pihak Balai Konservasi Sumer Daya Alam (BKSDA) Provinsi Bengkulu, agar pengerjaan bisa kembali dilaksanakan.

“Kita masih melakukan pengurusan dan berharap PKS bisa segera dilaksanakan dan pembangunan kembali dilanjutkan,” ucapnya

Untuk kontrak pengerjaan sendiri berakhir hingga bulan November mendatang dan jika nantinya pengerjaan dirasa waktunya tidak cukup, maka tidak menutup kemungkinan akan dilakukan pemindahan lokus atu lokasi pembangunan jalan. “Ini belum final, karena kita terus melakukan koordinasi dengan BKSD,” ujarnya

Untuk diketahui, pengerjaan sendiri dilakukan oleh PT Pabana Adi Sarana, dimana peningkatan jalan sendiri sepanjang 3,5 kilometer dan menelan biaya sebesar Rp 10,1 miliar yang anggarannya diambil dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2020, Kontrak pembangunan sendiri telah dilaksanakan sejak bulan Maret yang lalu. (erick)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*