Pengendara Diimbau Waspada

=FOTO 1: HIMBAU=
IRUL/BE
IMBAUAN: Anggota Lantas dan Polsek Tanjung Kemuning saat memberikan imbauan kepada pengendara yang melintas terkait musim hujan, Kamis (2/1).

BINTUHAN, Bengkulu Ekspress – Momen libur panjang Natal dan Tahun Baru 2020 bertepatan dengan musim penghujan. Menyikapi hal ini, warga pun diminta untuk waspada dan berhati-hati ketika berkendara saat hendak berlibur. Khususnya pengendara roda dua, karena ketika hujan, kondisi jalan berpotensi menjadi licin.

“Kita minta masyarakat berhati-hati, ketika berkendara di musim penghujan. Jangan ngebut dan selalu perhatikan situasi arus lalu lintas. Sebab, saat hujan jalan raya jadi licin,” kata Kapolres Kaur AKBP Arief Hidayat SIK melalui Kasat Lantas, Iptu Agus Antoni SH, kemarin (2/1).

Dikatakan Kasat, sudah banyak korban jiwa akibat jalan licin dan tidak hati-hati. Yang terbaru terjadi jalan lintas Desa Padang Baru Kecamatan Kaur Tengah, dimana diduga akibat jalan licin, mobil Daihatsu Sigra Nopol BD 1522 NC yang dikendarai Dul Hamid (50) terguling dan terbaik. Agar Lakalantas tidak terjadi kembali, ia mengimbau para pengguna jalan khususnya pengendara untuk berhati-hati, khususnya saat melintasi jalan yang belum pernah dilewati.

“Diharapkan para pengguna jalan tetap waspada. Jangan sampai menjadi korban kecelakaan lalu lintas kembali terjadi karena jalan licin,” imbaunya.

Ditambahkannya, sebelum berkendara perhatikan betul kondisi fisik pengemudi dan kondisi kendaraan. Tak hanya itu saja, para pengendara juga harus jaga jarak dengan pengendara lain, pastikan lampu kendaraan menyala dan gunakan jas hujan standar.



“Kami juga mengimbau untuk mematuhi aturan-aturan yang sudah ada, baik itu berupa spanduk yang kita gelar, traffic light dan personel lalu lintas yang ada di sepanjang jalan,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kaur, Ujang Syafiri SPd, juga menyampaikan, jika pihak BPPD telah memasang imbauan, terutama jalur itu merupakan daerah perbukitan serta sungai yang rawan terjadinya bahaya tanah longsor. Mengingat tingginya curah hujan yang terjadi saat ini. Dimana potensi longsor kemungkinan sewaktu-waktu bisa terjadi yakni jalur Padang Guci, Kinal, Maje, dan Nasal khususnya wilayah rawan bencana.

“Kita harapkan semuanya untuk mematuhi, disamping itu juga kita akan melakukan pemasangan imbaun agar lebih nyaman. Khususnya pengendara motor untuk lebih berahti-hati terhadap jalur rawan longsor,” imbaunya. (618)



    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*