Pengamanan SPBU Diperketat

KOTA MANNA, BE – Menjelang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang diperkirakan 1 April mendatang, 2 unit SPBU yang ada di BS yakni berada di Kelurahan Kota Medan Kecamatan Kota Manna dan Tanjung Raman Kecamatan Manna mendapat pengamanan ketat dari aparat kepolisian. Kapolres BS AKBP Yohanes Hernowo SIK MH didampingi Kabag Ops Kompol Herman Priyanto SIK dan Kasat Rekrim AKP Zulfi Besemah mengatakan, mulai kemarin personel polisi memang sengaja ditambah di 2 SPBU untuk mengantisipasi dampak kenaikan BBM.¬†Menurutnya, penambahan personel tersebut dilakukan mengingat menjelang kenaikan BBM rawan terjadi keributan antar sesama pengantri. Selain itu untuk mencegah adanya oknum yang memanfaatkan situasi mengeruk keuntungan yang berlipat pada momen kenaikan BBM tersebut. “Serta mengantisipasi upaya dari pihak-pihak tertentu yang ingin membuat kekacauan di sekitar SPBU lantaran BBM naik,” ujar Yohanes.
Sebab itu jika sebelumnya hanya ada 6 anggota polisi yang ditempatkan disekitar SPBU, sejak kemarin jumlah tersebut ditambah menjadi 26 personel setiap SPBU. Sehingga jika ada gejala yang tidak baik dapat dengan cepat diatasi. “Kami juga siap mengantisipasi kalau ada aksi demo, namun sejauh ini Bengkulu Selatan masih kondusif,” imbuhnya.¬†Terkait adanya isu dugaan penimbunan BBM yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab dengan menggunjal BBM, Yohanes mengatakan, sejauh ini isu tersebut belum terbukti. Namun jika dalam pengawasan nantinya mereka menemukan ada warga yang kedapatan lebih satu kali mengantri BBM di SPBU, maka pihaknya akan segera menangkapnya dan memprosesnya secara hukum. Sebab penimbunan BBM itu akan mengorbankan masyarakat banyak. Sebab itu dia juga meminta kepada warga agar bekerja sama dengan aparat kepolisian untuk mengungkap pelaku penimbunan BBM. Jika warga mengetahui keberadaan penimbunan BBM tersebut dapat segera melapor sehingga aparat dapat menangkapnya untuk kemudian dijebloskan ke tahanan Mapolres.¬†“Jika ditemukan ada penimbunan BBM akan kami tangkap, karena penimbunan BBM itu telah menyebabkan warga lain kesulitan dalam mendapatkan BBM. Kegiatan tersebut perlu dibasmi,” tegasnya.(369)