Pengamanan Kota Diperketat

2.jefryy-sosialisasi yang di lakukan Polres bengkulu (2)TELUK SEGARA, BE- Selama masa pemilihan wali Kota dan wakil walikota Bengkulu berlangsung, pengamanan di Kota Bengkulu diperketat. Terutama pada hari  pencoblosan tanggal 22 Desember dan masa penghitungan suara. Polres Bengkulu mengerahkan personel tambahan sebanyak 500 orang. Jumlah itu masih ditambah dengan bantuan pengamanan dari Polda dan Brimob Polda Bengkulu.

“Pengamanan penghitungan surat suara tahap dua lebih diperketat. Pasalnya kita  mengindikasikan rawan terjadi keributan. Seluruh personil kita kerahkan penuh,”terang Kapolres Bengkulu AKBP H Joko Suprayitno SST MK Melalui Wakapolres Bengkulu Kompol Permadi SIK.

Sementara untuk masa menjelang pelaksanaan pencoblosan seperti saat ini, Polres mengeragkan sebanyak 3/4 personilnya, sebanyak 450 personil. Sedangkan setiap pasang calon wali kota dan wakil wali kota dikawal oleh 2 personil polisi secara ketat.

Titik pengamanan difokuskan pada tempat keramaian calon berkampanye. Selain itu  obyek vital juga mendapat prioritas pengamanan, seperti rumah ibadah dan kantor pemerintah. Jangan sampai tempat tersebut dijadikan tempat kampanye dan terjadi tindak kriminal disana.

Sosialisasi KPU
Kemarin, di Polres Bengkulu, KPU Kota juga melaksanakan sosialisasi Pilwakot putaran 2. Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota KPU Dra Sri Martini, dari divisi sosialisasi. Dalam sosialisasi itu Sri Martini menginformasikan pada para polisi bawa hari pencoblosan tetap berlangsung tanggal 22 Desember. Selain itu dalam sosialiasi itu juga dilakukan evaluasi dan pemantapan pengamanan Pilwakot.
“Dengan sosialisasi ini harapannya tidak ada lagi ditemukan sejumlah keributan dan selisih paham terkait penghitungan suara,”terang Sri Martini.(333)