Penertiban Hewan Ternak Tak Pernah Tuntas

MUKOMUKO, BE – Hewan ternak di wilayah Kota Mukomuko, masih berkeliaran bebas. Ini mengartikan bahwa penertiban tidak pernah tuntas dilakukan SKPD terkait. Ini dibuktikan, selain hewan ternak berkeliaran di perkantoran, bandara, jalan lintas hingga dipekarangan rumah penduduk dan fasilitas umum lainnya. Kepala Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten, Drs Khairul Anwar dikonfirmasi Bengkulu Ekspress kemarin (6/5), mengakui bahwa hewan ternak masih banyak yang berkeliaran di fasilitas – fasilitas umum. Jajarannya sudah berupaya maksimal dalam melakukan penertiban. Mulai dari pemberitahuan langsung kepada pemilik ternak hingga tindakan penangkapan yang melibatkan tim. Namun upaya yang kerap dilakukan tersebut tidak mempan atau tidak diindahkan oleh pemilik ternak. Dicontohkannya, jajarannya menangkap satu ekor sapi. Pemilik yang mengambil hewan ternak itu dikenakan denda berdasarkan peraturan daerah (Perda) dan dibuat surat pernyataan agar tidak lagi melepas hewan ternak di fasilitas umum. “ Dalam penangkapan itu tidak dapat dilakukan dalam jumlah yang banyak. Yang dikarenakan minimnya sarana dan prasarana pendukung dan pemilik ternak tidak mengindahkan peringatan dan lainnya,” katanya.
Untuk membersihkan Kota ini dari hewan ternak, tambah Khairul, adalah ditembak bius. Dipastikan hewan yang berkeliaran bakal banyak ditangkap dan diamankan. Hanya saja, tembak bius tersebut jajarannya terkendala dengan perizinan dan rekomendasi dari instansi terkait. “ Siapapun Kepala Satpol PP nya. Selama sarana dan prasarana sangat minim dan manual. Hewan ternak masih tetap berkeliaran,” bebernya. Kendati demikian, tambah Khairul, penertiban tetap dilakukan dan lebih banyak mengarah ke pembinaan. (900)