Penerima BPNT Kaur Bertambah 748 KK

BERIKAN: Bupati Kaur Gusril Pausi didampingi Dinsos, dan pihak BRI saat menyerahkan kartu KKS kepada penerima di Kecamatan Pagulir dan Semidang Gumay, Jum’at (28/8).

BINTUHAN, bengkuluekspress.com – Penerima Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) di Kabupaten Kaur di masa pandemi Covid-2019 bertambah 748 kartu keluarga (KK). Dari sebelum pandemi sebanyak 1.005 dan menjadi 1.753 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penyaluran penambahan BPNT ini langsung dilakukan Bupati Kaur Gusril Pausi SSos MAP didampingi Dinsos dan Bank BRI.

“Ya untuk BPNT ada penambahan 748 KK, dan hari ini kita bersama dengan Bapak Bupati dan BRI sudah menyerahkan kartu keluarga sejahtera (KKS) itu,” kata Kepala Dinsos Kaur, Sidarmin Tetap MPd, kemarin (28/9).

Dikatakannya, BPNT adalah merupakan pengganti program beras sejahtera (Rastra) yang diluncurkan pada 2017 lalu. Dimana nilainya Rp 200 ribu per KK dan bantuan tersebut tidak dapat diambil tunai dan hanya dapat ditukarkan dengan beras dan/atau telur sesuai kebutuhan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Agen BRILink di masing-masing kecamatan.

“Total saldo per KKS itu senilai Rp 200 ribu, dan saldo ini bisa ditukarkan dengan Sembako di agen Brlink, dan ini tidak dapat ditukar atau dicairkan dalam bentuk uang,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Kaur Gusril Pausi juga menyampaikan jika bantuan Sembako dalam bentuk BNPT ini merupakan kelanjutan dari program rakyat yang merupakan upaya pemerintah dalam menjamin terpenuhinya kebutuhan masyarakat kurang mampu. Sehingga masyarakat Kaur terpenuhi kebutuhan pangan dan gizinya. BPNT yang disalurkan dalam bentuk kartu diharapkan bisa digunakan dengan baik sebagaimana mestinya yaitu dengan dibelikan beras dan telur.

“Kami berharap bantuan ini tepat sasaran, dan saya minta bantuan ini digunakan sebaik mungkin oleh masyarakat. Melalui bantuan non tunai ini dapat mendorong peningkatan taraf kesejahteraan masyarakat Kaur,” harapnya. (irul)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*