Penerima BLSM Pakai Perhiasan Emas

ARGA MAKMUR, BE – Adanya dugaan tidak tepat sasarannya pembagian bantuan langsung sementara masyarakat *BLSM) ternyata memang benar adanya.
Salah satunya berinisial Su (50), warga Desa Pematang Sapang, Arma Jaya. Su termasuk orang yang berada yakni memiliki kebun yang luas dan merupakan toke kayu atau pemborong dan tidak pantas mendapatkan bantuan dari pemerintah.
Kemudian kemarin kembali diketahui saat pembagian BLSM diketahui penerima BLSM memiliki perhiasan emas berupa kalung, cincin, dan gelang. Saat ditanya penerima BLSM itu, berinisial Do  (30), warga Kali II, Arma Jaya.
Ia mengaku seorang perantau dan tidak menetap di desa, tapi memiliki KK di desa tersebut. Ia mendapatkan bantuan yang diberikan kades langsung. Mengenai dirinya memiliki perhiasan ia mengatakan perhiasan tersebut tidak bisa dilihat antara si kaya dan si miskin. “Ini rezeki, yang namanya rezeki jangan di tolak mbak. Kami memang tidak menetap di desa itu tapi kalau ada bantuan seperti ini kenapa di tolak,  berarti kades memiliki penilaian tersendiri. Ini rezeki kami mbak dan tidak mungkin saya tolak,” ujarnya.
Menanggapi banyaknya indikasi penerima BLSM yang kurang tepat sasaran itu, Bupati Bengkulu Utara Dr Ir H M Imron Rosyadi meminta kepada kades untuk memverifikasi ulang data BLSM. Kalau memang ada kesalahan diharapkan segera diganti kepada yang lebih layak. “Saya tidak mau dengar keluhan tidak tepat sasaran, kades bekerja samalah dengan TKSK untuk pendataan penerima BLSM agar tepat sasaran,” tandas Imron. (117)