Peneliti Unib Datangi Dukun

MUKOMUKO, BE – Para peneliti dari Universitas Bengkulu (Unib) mendatangi sejumlah dukun di Kabupaten Mukomuko dengan tujuan untuk mengetahui jenis tanaman yang dijadikan obat untuk menyembuhkan orang sakit. Ketua Tim Peneletian Etnik Mukomuko, Dr Ir Puji Harsono MSi didampingi anggotanya Dr Enggar Apriyanto, Ir Eka Suzanna MP dan Nurlailah SKM ME mengatakan tujuan penelitian tersebut dalam rangka riset khusus eksplorasi pengetahuan lokal etnomedisin dan tumbuhan obat berbasis komunitas yang selanjutnya disebut riset tumbuhan obat dan jamu/ristoja.

 “Khusus di Kabupaten Mukomuko ada beberapa  Batra atau lazim disebut dukun etnis Mukomuko yang kita temui langsung dengan tujuan untuk mengetahui obat-obatan apa saja yang digunakan,” kata Puji Harsono.

Obat-obatan itu akan di identifikasi morfologi dengan tujuan untuk menentukan atau memberikan nama latin  pada tumbuhan tersebut. Untuk sementara ada beberapa nama obat-obatan yang digunakan para Batra ini untuk mengobati orang sakit diantarannya limau lunggo, cabe belanda,puding hutan, sedingin dan jenis tumbuhan lainnya. “Penelitian ini tak hanya dilakukan di Kabupaten Mukomuko saja melainkan diseluruh Indoenesia.  Penelitian ini merupakan program Kementerian Kesehatan RI, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional.

Khusus untuk wilayah Bengkulu bekerjasama dengan Universitas Bengkulu,” bebernya. Tanaman dan jenis tumbuhan yang didapatkan oleh peneliti akan dibawa ke Laborotorium balai besar litbang obat dan obat tradisonal (B2P2TO2T). Penelitian itu dilakukan untuk mengetahui tumbuhan yang berkhasiat obat yang digunakan oleh etnik Mukomuko sejak masa lampau namun masih tetap dilakukan hingga saat ini.(900)