Pendirian PTM di Pasar Ampera Dikaji

KOTA MANNA, Bengkulu Ekspress – Perusahaan dari Wicaksono Group yang sudah mengajukan proposal untuk membangun Pasar Ampera menjadi Pasar Tradisional Modern (PTM) di Bengkulu Selatan, ditanggapi serius Pemda Bengkulu Selatan. Oleh karena itu, Pemda Bengkulu Selatan membentuk tim mengkaji proposal tersebut.

“Proposal usulan dari Perusahaan Wicaksono Group sudah kami terima dan saat ini kami membentuk tim untuk mengkajinya,” kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Bengkulu Selatan, Herman Sunarya, SH, MM.

Herman mengatakan, dalam proposal pihak Wicaksono tersebut, mereka berencana akan membangun pasar dua tingkat. Berdasarkan proposal tersebut, tim yang beranggotakan dari lingkungan hidup, bagian ekonomi, bagian aset dan bagian hukum pemda Bengkulu Selatan, sedang mengkajinya.

“Sebelum menentukan sikap, proposal harus dikaji, apakah memenuhi syarat-syarat sebagaiman yang diatur undang-undang,” ujarnya.

Bupati Bengkulu Selatan, H. Dirwan Mahmud, SH, menyambut baik adanya investor yang bersedia membangun PTM pada pasar Ampera. Hanya saja, dirinya mempersilahkan tim mengkajinya terlebih dahulu. Sehingga keputusan yang diambil nanti tepat.

“Secara pribadi saya setuju, demi kemajuan Bengkulu Selatan, namun jangan sampai nanti dengan menerima investor merugikan Bengkulu Selatan, sehingga perlu dikaji secara mendalam,” ujarnya.

Dirwan menjelaskan, dalam proposal tersebut pihak investor bersedia membangun 2.500 los pedagang. Untuk membangun los diperkirakan akan merobohkan bangunan yang sudah ada. Sehingga ada penghapusan aset. Selain itu, perlu direncanakan pemindahan para pedagang yang diperkirakan sudah 450 pedagang yang sudah aktif setiap hari berjualan di pasar ampera.

“Kita lihat dulu bagaimana konsepnya, kalau Bengkulu Selatan dan para pedagang akan diuntungkan tentu akan dipertimbangkan,” ujar Dirwan. (369)