Pendidikan Vokasi Astra Honda Kini Hadir di Semua Provinsi Indonesia


AHM_VokasiKalimatanUtara. 01 : GM Corporate Communication AHM – Ahmad Muhibbuddin (kiri), Kepala Wilayah Astra Motor Balikpapan – Darma Wijaya (kiri kedua), Kepala sekolah SMKN 3 Tanjung Selor – Wistoro (kanan kedua) serta Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan & Kebudayaan Kalimantan Utara Amat, S.Pd., M.Pd (kanan) menandatangani MOU implementasi Kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) di SMKN 3 Tanjung Selor, Kalimatan Utara. Penandatanganan ini disaksikan secara langsung oleh Direktur HR, GA, IT SI AHM – Markus Budiman (kanan kedua) pada Kamis (13/12)

 

Kalimantan Utara, bengkuluekspress.com – Pengembangan pendidikan vokasi industri oleh PT Astra Honda Motor (AHM) telah merambah seluruh provinsi di Indonesia. Hal ini ditandai dengan di implementasikannya Kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Astra Honda di provinsi ke-34 melalui penandatanganan kesepakatan kerja sama penerapan kurikulum ini di SMKN 3 Tanjung Selor, Kalimantan Utara.

 

Penandatangan kerja sama antara AHM dan SMKN 3 Tanjung Selor yang berlangsung pada Kamis (13/12/18) ini disaksikan langsung oleh Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan & Kebudayaan Kalimantan Utara Amat, S.Pd., M.Pd. Main dealer Astra Motor Balikpapan akan menjadi pendamping utama pengimplementasian kurikulum di wilayah ini. Kerjasama ini melengkapi 41 SMK mitra binaan Astra Honda Motor di seluruh pulau Kalimantan dan menjadi bagian dari 686 SMK TBSM Astra Honda yang tersebar di 34 provinsi seluruh Indonesia dan 268 Kabupaten/Kota.

 

Sebagai sekolah yang mengimplementasikan Kurikulum TBSM Astra Honda, SMKN 3 Tanjung Selor mendapat donasi berupa sepeda motor Honda, special tools praktik bengkel, dan modul penunjang pembelajaran untuk pengembangan pendidikan vokasi di wilayah Kalimantan Utara. Selain itu, AHM juga memberikan bantuan pengembangan vokasi industri, antara lain penyelarasan kurikulum, penyediaan tempat praktik kerja industri (PRAKERIN) siswa, pelatihan dan sertifikasi guru produktif dan pengukuran kualitas SMK melalui supervisi dan kontestasi keterampilan teknik siswa.

 

Untuk mendukung kemandirian siswa di bidang otomotif roda dua, AHM juga memiliki program Astra Honda Youthpreneurship Program sebagai dukungan bagi alumni SMK mitra binaan terpilih agar dapat Mandiri secara ekonomi di bidang perbengkelan. Program ini sarat dengan ilmu manajemen bisnis bengkel melalui berbagai metode untuk memudahkan pemahaman para peserta.

 

 

Direktur HR, GA, IT, SI AHM Markus Budiman mengatakan Implementasi Kurikulum TBSM Astra Honda yang dijalankan secara bertahap sejak 2010 merupakan upaya perusahaan dalam berkontribusi aktif mendukung dunia pendidikan vokasi di bidang Otomotif roda dua hingga pelosok negeri. Dengan sebarannya hingga ke seluruh provinsi Indonesia, AHM bersama seluruh jaringan main dealer semakin menguatkan komitmen untuk bekerjasama dengan dunia pendidikan dalam menghasilkan lulusan SMK yang berdaya saing tinggi di industry Otomotif roda dua.

“Kami berupaya secara bertahap dan konsisten untuk mengembangkan implementasi Kurikulum TBSM AstraHonda di berbagai wilayah di Tanah Air, selaras dengan program link and match pemerintah. Harapannya, kompetensi bidang Otomotif roda dua generasi muda di seluruh wilayah Tanah Air dapat semakin berkualitas dan bersama-sama memajukan negeri,” ujar Markus.

 

Sebelumnya pada tiga bulan terakhir, AHM juga telah melakukan kerjasama dengan SMK yang berada ujung timur Indonesia yaitu Merauke (30/10), dan ujung selatan Indonesia yaituKupang(5/12). Hal ini menandai komitmen penyebaran dukungan terhadap SMK telah diwujudkan dari ujung barat yaitu Aceh hingga ujung timur yaitu Merauke, Papua.

 

Dalam upaya peningkatan kualitas dan daya saing sumber daya manusia di dunia pendidikan, AHM bersama jaringan main dealer sepeda motor Honda di seluruh Indonesia secara berkelanjutan melakukan berbagai pelatihan, sertifikasi dan uji kompetensi yang secara intensif ditujukan kepada guru produktif dan peserta didik. Materi ajar pun selalu diperbaharui sesuai perkembangan teknologi dan tren usaha terkini. (ibe/rls)