Penderita Leukemia Ditelantarkan

Jefryy/Bengkulu EkspressĀ 
Ruben bersama orang tua angkatnya, satu penderita leukemia yang mulai terlupakan Pemda Seluma.

TAIS, Bengkulu Ekspress – Korban penganiayaan oleh ibu kandung dan ayah tiri, Muhammad Saputra Fajarli (11) atau yang lebih akrab dipanggil Ruben warga Desa Karang Dapo Kecamatan Semidang Alas Maras Kabupaten Seluma yang juga menderita penyakit leukemia mulai terlupakan dan ditelantarkan. Pasalnya, Ruben yang tinggal di rumah singgah yang telah disediakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma, namun belakangan ini dirinya lebih sering berada di rumah Darmansyah(59) yang juga pemilik rumah makan Sinar Minang Kelurahan Pasar Tais, yang telah menganggap Ruben sebagai cucu sendiri. Padahal Pemkab Seluma mempunyai Organisasi Perangkat Desa (OPD) khusus yang menangani anak terlantar. Sebelumnya Pemkab Seluma memang pernah memfasilitasi dengan memberikan rumah singgah di depan Kantor Disparpora Seluma, termasuk berjanji menyekolahkan sampai tamat SMA.

“Sudah sekitar dua bulan ini, Ruben ini selalu di rumah. Saya kasihan dengan dirinya, apalagi kita mengetahui bahwa anak ini menderita Leukemia,” ungkap Darmansyah kepada BE.

Darmansyah atau pak Manca ini menerangkan, belakangan ini, Ruben juga sudah tidak masuk sekolah lagi. Karena sebelumnya anak tersebut menempuh pendidikan di salah satu SD Kelurahan Talang Saling. Padahal Pemkab telah menjamin pendidikan Ruben hingga jenjang SMA.”Katanya mau disekolahkan ke SDLB, karena Ruben sudah tidak mampu di sekolah umum, namun hingga saat ini belum ada kejelasan,” lanjut Darmansyah.

Sementara kondisi Ruben saat ini sudah sangat mengkhawatirkan. Karena sudah beberapa bulan terakhir ini, Ruben tidak lagi melakukan cuci darah. Padahal untuk penderita Leukemia seharusnya rutin untuk melakukan transfusi darah.



“Lihat sendiri badannya saat ini mulai kurus, bahkan pucat sekali. Karena dia sehari-hari memang di sini, jadi sepengetahuan saya dia sudah lama tidak lakukan transfusi darah,” lanjutnya.

Ironisnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPPAPP dan KB) Seluma, Suardi hingga berita ini diturunkan belum berhasil dikonfirmasi, karena memilih untuk enggan ditemui wartawan dan berusaha menghindar.(333)