Pendataan Warga Miskin Paling Lambat 14 Juni

ASRI/Bengkulu EkspressRAKOOR: Bupati Bengkulu Selatan memimpin rapat koordinasi (Rakoor) tentang mendataan ulang warga miskin di Bengkulu Selatan, Jum’at (31/5) di aula Bappeda-Litbang Bengkulu Selatan.

KOTA MANNA, Bengkulu Ekspress– Bupati Bengkulu Selatan (BS), Gusnan Mulyadi SE MM meminta dinas sosial Bengkulu Selatan serius dalam melakukan pendataan. Pasalnya selama ini masih banyak bantuan yang tidak tepat sasaran. Dirinya menargetkan usai idul fitri, pendataan warga miskin tuntas. “ Saya menargetkan, 14 Juni nanti pendataan warga miskin sudah selesai,” katanya.

Gusnan mengaku, adanya pendataan ulang tersebut, lantaran selama ini data warga miskin di Bengkulu Selatan tidak tepat. Sebab masih banyak warga miskin tidak mendapatkan bantuan, disatu sisi warga yang kaya mendapatkan bantuan. Sehingga dengan adanya pendataan ulang tersebut, akan jelas berapa warga miskin di BS dan bagaimana tingkat perekonomian warga Bengkulu Selatan. “ Dengan adanya data akurat, maka bantuan akan tepat sasaran dan tepat guna,” ujarnya.



Oleh karena itu, sambung Gusnan dirinya meminta dinas sosial Bengkulu Selatan melibatkan para kepala desa, lurah, camat, TKSK dan pendamping PKH. Dengan begitu, data akan menjadi akurat. Sehingga dengan data yang akurat, maka akan jelas bantuan apa yang akan dibutuhkan warga tersebut. “Pendataan harus benar-benar ke lapangan, sehingga jelas mana yang miskin dan mana yang tidak,” bebernya.

Kepala Dinas Sosial Bengkulu Selatan, Drs Heriyadi mengaku, dalam pendataan tersebut, pihaknya melibatkan semua pihak. Dirinya juga mengharapkan kerja sama dari warga agar dapat melaporkan tetangganya yang miskin namun belum mendapatkan bantuan. Sehingga nanti, tidak ada lagi warga miskin di BS yang tidak mendapatkan perhatian pemerintah.

“ Saat ini petugas kami mulai melakukan pendataan, jika ada warga miskin di desanya yang belum mendapat bantuan,sampaikan ke petugas kami, begitu juga warga yang kaya namun masih mendapatkan bantuan untuk warga miskin, sampaikan ke kami agar nanti data warga miskin di Bengkulu Selatan benar-benar akurat,” ujar Heriyadi. (369)