Pendamping Desa Harus Bisa Membangun Ekonomi Desa

Kemendes PDTT
REWA/Bengkulu Ekspress
Menteri Desa dan PDTT, Eko Putro Sandjojo saat menyampaikan kata sambutannya pada Dialog bersama Pendamping Desa di Rafflesia City Hotel Kota Bengkulu, Kamis Malam (16/8).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Menteri Desa dan PDTT, Eko Putro Sandjojo mengharapkan agar para pendamping desa di Bengkulu bisa turut serta dalam membangun ekonomi desa. Beberapa langkah yang dapat dilakukan oleh para pendamping desa yaitu dengan cara menjadi pengusaha di desa.

“Menjadi pendamping desa tidak hanya memberikan pengajaran dan pelatihan SDM di desa saja, akan tetapi juga bisa membantu perekonomian desa dengan menjadi pengusaha di desa,” kata Eko, saat menghadiri Dialog bersama Pendamping Desa di Rafflesia City Hotel Kota Bengkulu, kemarin (16/8).

Disamping mendapatkan pekerjaan sebagai tenaga penyuluh di desa, para pendamping desa juga bisa membangun ekonomi di desa dengan menjadi entrepreneur di desa. Eko menceritakan, 4 tahun yang lalu, ada pendamping desa sebelumnya bekerja menjadi sopir tembak dengan penghasilan Rp 75 ribu perhari. Mengingat penghasilannya sedikit membuat dirinya siap menjadi transmigrasi. Setelah menjadi transmigrasi dirinya memanfaatkan sumberdaya yang ada di desa hingga membuat pendamping desa tersebut saat ini pendapatannya telah mencapai Rp 600 juta setahun.

“Saya yakin para pendamping desa di Bengkulu juga bisa melakukan hal yang sama seperti itu dengan memanfaatkan potensi yang ada,” ujar Eko.

Selain memanfaatkan potensi yang ada didesa, para pendamping desa juga dapat menciptakan desa mandiri sehingga ikut menciptakan enterpreneur baru di desa.

Bahkan beberapa desa di Jawa saat ini ada yang sudah berencana membuat pompa bensin di desa. Hal tersebut jelas akan menyerap lapangan pekerjaan bagi desa.

“Diharapkan para pendamping desa bisa membantu desa agar dapat membantu perekonomian desa,” tukas Eko.

Sementara itu, Plt Gubernur Bengkulu, Dr H Rohidin Mersyah MMA melalui Asisten I Sekda Provinsi Bengkulu, Hamka Sabri mengatakan, banyak potensi yang dapat dimanfaatkan para pendamping desa di Bengkulu. Bahkan para pendamping desa bisa memanfaatkan potensi pertanian yang ada di Bengkulu mengingat potensinya sangat bagus dan belum dimanfaatkan secara maksimal.

“Kami setuju dengan Kemendes PDTT para pendamping desa bisa ikut membangun desa dengan memanfaatkan potensi desa di Provinsi Bengkulu,” tutupnya.(999)