Pendaftaran ESD – Zarkasih Kental Nuansa Adat Bengkulu

MENDAFTAR: Pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu, Erna Sari Dewi dan Ahmad Zarkasih menuju KPU Kota Bengkulu, Rabu (10/1).
MENDAFTAR: Pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu, Erna Sari Dewi dan Ahmad Zarkasih menuju KPU Kota Bengkulu, Rabu (10/1).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Proses pendaftaran Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu, Erna Sari Dewi dan Ahmad Zarkasih (ESD-Zarkasih) ke kantor KPU Kota, kemarin (10/1), memiliki nuansa yang berbeda dengan balon lainnya. Diiringi sekitar 2 ribu massa, proses pendaftaran ini sangat kental dengan adat Bengkulu, sekitar 500 meter sebelum sampai ke kantor KPU, ESD-Zarkasih yang mengenakan pakaian adat Bengkulu ini naik ke kereta kuda (Delman) diiringi musik sembari menyapa masyarakat yang menyambut kedatangannya. Nuansa adat Bengkulu ini semakin terasa karena juga di sambut tarian boneka Barong Landong lengkap dengan lantunan musik terompet, dan tabuhan Dol Ketasa bertalu-talu.

Selain itu, juga terdapat 11 pasang putra putri terbaik Bengkulu yang mengenakan pakaian adat dari beberapa suku yang ada di Bengkulu.

Pendafataran ESD ini juga dihadiri langsung oleh kedua orang tuanya berserta suami dan seluruh keluarga besar ESD.

“Alhamdulillah keluarga besar Imam Senggolo dan kepala-kepala adat, sesepuh Jawa, tokoh masyarakat, simpatisan dan kader-kader juga ikut mengantarkan ke kantor KPU ini,” kata konsultan politik ESD, Sukri kepada Bengkulu Ekspress, kemarin.

Lanjutnya, sebagai warga Bengkulu, ESD sejak awal pendaftaran hingga akhir nanti akan memeriahkan pesta demokrasi ini dengan nuansa adat Bengkulu. Karena, sebagaimana yang diharapkan masyarakat bahwa Kota Bengkulu harus dipimpin oleh orang lokal yang bisa lebih memahami dan mengerti apa yang sebenarnya diinginkan masyarakat.

“Intinya mengambarkan semua suku yang ada di Bengkulu ini terlibat dalam pesta demokrasi.

Langkah ESD untuk maju sebagai calon Walikota ini juga mendapatkan restu dan dukungan dari orang tua. Seperti yang disampaikan ayaknya Syafri Hasyim Ibunya ESD, Prisnawati bahwa keinginan anaknya ini merupakan impian yang sangat mulia. Mengabdikan diri untuk memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Kota Bengkulu, dan bekerja keras untuk berperan dalam memajukan daerah kelahirannya.

“Kami sangat mendukung dan senantiasa mendoakan agar langkahnya untuk meju dalam Pilwakot berjalan lancar dan selalu berada dalam lindungan Allah SWT. Semoga dengan ikhtiar yang diiringi dengan doa ini mampu mencapai keinginannya untuk menjadi pemimpin di Kota Bengkulu,” harap sang ayah ESD, Syafri Hasyim.

Kedatangan ESD-Zarkasih bersama tim ini disambut oleh komisioner KPU Kota, dan sesuai dengan mekanisme serta aturan yang ada, pasangan ESD-Zarkasih menyerahkan secara resmi Surat Keputusan (SK) pencalonannya dari pusat serta melengkapi seluruh persyaratan seperti, syarat koalisi partai Nasdem, PKS dan PPP dengan total 12 kursi di DPRD Kota.

“Alhamdulillah, berkas pendaftaran B1KWK dinyatakan lengkap, dan tidak ada perbaikan. Tinggal kita mengikuti proses selanjutnya yang tes kesehatan,” kata Erna usai pendaftaran.

Langkah politik selanjutnya, lanjut Erna, pihaknya akan terus memanfaatkan waktu yang ada untuk melakukan konsolidasi dan bersinergi dengan partai koalisi, untuk bekerja semaksimal mungkin memenangkan Pilwakot.

Untuk diketahui, komitmen pasangan ESD-Zarkasih ini adalah menata kota tanpa korupsi, dan pasangan ini sudah menyiapkan tiga program unggulan yakni kartu ESD Peduli dan Program Dokter On Call. Selain itu, program RT mandiri 100-300 juta per RT per tahun.

“Tentu saat ini kita sudah menyiapkan mesin politik yang kuat dan optimis memenangkan Pilwakot,” terang Erna.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Bengkulu, Darlinsyah SPd MSi mengatakan, setelah berkas persyaratan ini dinyatakan lengkap, maka selanjutnya segera diproses verifikasi administrasi oleh tim pokja KPU. Jika persyaratan tersebut tidak memiliki kekurangan barulah diberikan berita acara, sebagai modal awal untuk melanjutkan ke tahap tes kesehatan.

“Dalam 5 hari ke depan kita lakukan pemeriksaan secara mendalam. Jika ada kekurangan, maka akan kita sampaikan kepada pasangan untuk menyelesaikan perbaikan mulai tanggal 18-20 Januari,” ungkap Darlinsyah. (805/pkt).