Pencurian Sawit Marak

Pencurian Sawit
Pencurian Sawit

XIV KOTO, Bengkulu Ekspress – Aksi pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di wilayah kabupaten Mukomuko, khususnya di kecamatan XIV Koto semakin marak terjadi. Pelaku pencurian tersebut tidak hanya mengambil buah sawit yang selesai di panen pemiliknya. Termasuk pelaku juga nekat mencuri buah sawit yang masih ada di batang dengan cara di dodos.

“Untuk pelakunya tidak tahu, tetapi buah sawit yang sudah saya panen dan siap dijual serta buah yang masih ada di batang hilang dicuri,” aku Petani Sawit di Desa Lubuk Sanai III, Wahyu kepada Bengkulu Ekspress, kemarin (28/1).

Ia mengatakan, buah sawit hilang di ketahui, Minggu (28/1) dana sekitar 500 kilogram buah sawit dicuri. Ia memprediksi aksi pencurian tersebut dilakukan malam hari. Hal sama yang menimpa petani lainnya, Predi. Menurut korban, peristiwa itu telah menimpanya sejak sebulan terakhir. Tetapi belum diketahui siapa pencurinya.

“Saya dan beberapa warga lainnya pernah melakukan pengintaian untuk menangkap pelaku. Tetapi upaya tersebut belum berhasil,”katanya.

Sementara itu Anggota Karang Taruna desa setempat, Wahyudi mengajak dan mengimbau kepada masyarakat agar menggiatkan patroli malam. Karena maraknya pelaku kejahatan, di karenakan masyarakat mulai lengah.

“Jika lengah, menjadi kesempatan dan di manfaatkan oleh pelaku untuk berbuat kejahatan. Tidak hanya buah sawit. Bisa saja hal-hal tindakan kejahatan lainnya terjadi. Jika ada terduga pencuri di tangkap, segera di laporkan ke pihak berwajib dan jangan main hakim sendiri,”ungkapnya. (900)