Pencurian Kotak Amal Marak

maling-uang-pencuri-01
Foto : IST

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Pelaku pencurian mengincar kotak amal masjid di Kota Bengkulu, tampaknya sudah meresahkan. Selama satu pekan sudah dua masjid di Kota Bengkulu disatroni pelaku pencurian kotak amal, bahkan ada beberapa kotal amal yang ada di pertokoan di masjid tidak luput dari aksi pencuri. Dua masjid yang disatroni pencuri yakni Masjid Baiturahim di Simpang 5 Ratu Samban dan Masjid Muhammadiyah di Jalan Suprapto.



Pelaku yang beraksi di Masjid Muhammadiyah Jalan Suprapto bahkan terekam CCTV, Rabu (9/1) sekitar pukul 11.00 WIB. Diduga pelaku yang terekam CCTV tersebut masih berumur 20 tahunan, menggunakan kemeja putih motif dan celana jeans. Memanfaatkan masjid yang sedang sepi, pelaku mengendap-endap mencari kotal amal sembari mengawasi situasi.

Setelah dipastikan aman, pelaku mengeluarkan linggis untuk merusak kunci gembok kotal amal. Tidak memerlukan waktu lama bagi pelaku merusak kunci gembok kotal amal. Diperkirakan uang sekitar Rp 1,5 juta lebih berhasil digasak pencuri yang terekam jelas di CCTV.

“Kotak amal itu kita buka setiap hari Jum’at, biasanya isinya 2 jutaan. Kita perkirakan kotak amal yang diambil maling itu isinya 1,5 juta,” jelas Wahyu penjaga Masjid Muhammadiyah.

Lebih lanjut Wahyu mengatakan pencurian kotak amal tidak hanya sekali terjadi di Masjid Muhammadiyah. Tetapi yang terekam CCTV pencuri yang beraksi pada Rabu (9/1) kemarin. Beberapa hari lalu, jemaah yang sedang salat juga kehilangan uang 200 ribu diambil oleh anak-anak yang tinggal tidak jauh dari masjid.”Kita sudah tahu pelakunya jadi kita suruh kembalikan uang jemaah yang dia ambil,” imbuh Wahyu yang mengaku sudah melaporkan kasus tersebut ke Polres Bengkulu.

Sementara itu Kapolres Bengkulu, AKBP Prianggodo Heru Kunprasetyo SH SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Indramawan Kusuma Trisna SIK mengakui maraknya pencurian kotak amal di masjid atau yang diletakkan di pertokoan. Pihaknya sudah melakukan pencegahan dengan melakukan patroli hampir setiap hari. Berkaitan dengan pengungkapan pencuri kotak amal, Kasat mengaku sudah berusaha semaksimal mungkin melakukan penyelidikan untuk segera menangkap pelaku.

Kasat Reskrim mengimbau kepada pengurus masjid atau pemilik toko yang ada kotak amal untuk mengambil isi dari kotak amal jika sudah penuh. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah pencurian. “Sembari kita bekerja menangkap pelaku, saya minta tolong kepada masyarakat agar melakukan pencegahan. Tidak ada salahnya mengambil isi kotak amal jika sudah penuh untuk mencegah pencurian,” pungkas Kasat Reskrim. (167)