Pencuri Viral Terekam CCTV Dibekuk

RIO/BE
PENCURIAN: Kasubdit Jatanras Dir Reskrimum Polda Bengkulu AKBP Andi Dady SIK memberikan keterangan pers penangkapan Age pelaku pencurian ponsel dengan membobol rumah yang video aksinya terekam CCTV dan viral di Media Sosial, Selasa (23/2).

BENGKULU, BE – Tim Opsnal Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Bengkulu, berhasil
meringkus terduga pelaku pembobolan rumah. Terduga pelaku Age Algor (19) asal Desa Muara Santan,
Kelurahan Muara Santan, Kecamatan Napal Putih, Kabupaten Bengkulu Utara.

Terduga Pelaku berhasilmembawa lari tiga unit handphone milik korban. Aksi pelaku yang membobol rumah terekam CCTV ini sempat viral di media sosial, karena diposting di salah satu akun ke instagram.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Bengkulu, AKBP Andi Dady SIK mengatakan kepada BE Selasa (23/2),
identitas tersangka terungkap setelah tim opsnal melakukan penyelidikan berdasarkan rekaman CCTV.
Setelah itu tim opsnal bergerak ke kawasan Pasar Minggu, Kota Bengkulu, untuk menangkap tersangka pada
Senin (22/2).

“Tersangka mengakui orang yang terekam CCTV tersebut dirinya. Dari penyelidikan sementara sudah dua TKP
(tempat kejadian perkara) terduga pelaku beraksi. Dengan barang bukti tiga unit handphone,” jelas Kasubdit Jatanras.

Aksi pertama dilakukan tersangka di kawasan Kelurahan Kebun Beler, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu.
Dari rumah tersebut tersangka berhasil membawa lari dua unit handphone android. Tersangka masuk ke
dalam rumah korban dengan cara masuk melalui jendela setelah sebelumnya mencongkelnya. Aksi tersebut
dilakukan tersangka pada 18 Februari 2021, yang akhirnya viral di media sosial instagram.

Setelah berhasil melakukan aksi yang pertama, terduga pelaku kemudian melanjutkan aksi pencurian di sekitaran Kecamatan Pondok Kelapa, Kabupaten Bengkulu Tengah, pada Senin (22/2). Pada aksi kedua tersebut tersangka merusak dinding belakang rumah yang terbuat dari kayu papan. Setelah berhasil tersangka masuk dan mengambil satu unit handphone yang disimpan korban di bawah bantal. Pagi harinya saat mengetahui handphonenya hilang, korban mencoba menghubungi nomor handphonenya tersebut. Terduga pelaku sempat mengangkat dan mengaku telah menemukan handphone tersebut di sekitaran Sungai Hitam.

“Terakhir beraksi di sekitaran Pondok Kelapa, total ada tiga unit handphone kita sita dan satu unit sepeda motor yang digunakan beraksi,” imbuh Kasubdit Jatanras.

Tersangka beraksi sendirian. Sebelum beraksi tersangka terlebih dulu mensurvei rumah yang terlihat sepidan jauh dari keramaian. Beraksi pada dini hari pelaku kemudian merusak jendela, pintu atau bagian rumah lainnya untuk bisa masuk. Setelah berhasil masuk ke rumah korban terduga pelaku langsung membawa lari sejumlah barang berharga milik korban. (167)