Pencuri Gantung Diri di Sel Tahanan

mayatBENGKULU, BE – Santo (18) warga Jalan Penantian RT 26 Kelurahan Pematang Gubernur, Kecamatan Muara Bangkahulu, tewas gantung diri di sel tahanan Polsek Muara Bangkahulu. Korban yang juga terlibat kasus pencurian gas elpiji 3 Kg, nekat mengakhiri hidupnya dengan menggunakan
tali celana dalam dan kain handuk. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB itu, membuat geger jajaran Mapolsek Muara Bangkahulu yang menahan tersangka.
Jasad korban pertama kali ditemukan oleh anggota Polsek yang piket dan wartawan yang akan meliput kasus melibatkan korban. Saat akan dibawa untuk diambil foto, petugas jaga mendapati korban dalam kondisi tergantung di besi jendela ruangan sel.
Kejadian itu langsung dilaporkan ke Kapolres Kota Bengkulu AKBP Iksantyo Bagus Pramono. Mendapati laporan itu, Kapolres bersama tim identifikasi Dokes Polda Bengkulu langsung menuju lokasi. Oleh polisi, jasad korban dibawa ke Dokes RS Bhayangkara Bengkulu untuk menjalani visum.
Dalam keterangannya, Kapolres AKBP Iksantyo Bagus Pramono mengatakan kasus tewasnya pelaku pencurian itu, bukan dikarenakan ada unsur tertentu. Kejadian itu murni bunuh dari, berdasarkan ciri-ciri orang bunuh diri. ” Korban murni tewas karena bunuh diri. Mengenai motif dari tindakan itu masih dilakukan penyelidikan,” kata Kapolres.
Korban disel setelah ditangkap oleh warga karena mencuri tabung gas elpiji milik Buldani (50) pemilik warung warga Jalan WR Supratman Talang Kering RT 20 Kelurahan Pematang Gubernur. Kasus pencurian itu dilakukan korban bersama satu orang temannya yang berhasil melarikan diri, pada Jumat malam kemarin sekitar pukul 23.00 WIB.
Setelah diserahkan ke polisi, pelaku langsung diinapkan di ruang tahanan Mapolsek Muara Bangkahulu. Sabtu pagi kemarin sekitar pukul 06.30 WIB, pelaku sempat menjalani pemeriksaan. Setelah itu dikembalikan lagi ke sel tahanan. Akhirnya sekitar pukul 14.30 WIB, pelaku ditemukan sudah meregang nyawa. (cw4)