Pencetakan Sawah Baru 617 Hektar

sawah%20para%20petani%20di%20Kepahiang

CURUP, BE – Meskipun Kabupaten Rejang Lebong mendapat jatah untuk pencetakan sawah baru sebanyak 500 hektar, namun saat ini Dinas Pertanian Kabupaten Rejang Lebong mengaku telah menyiapkan lahan yang bisa dicetak menjadi sawah baru seluas 617 hektar.

“Untuk program pencetakan sawah baru ini sudah kita siapkan lahan seluas 617 hektar,” ungkap Kabid Pengelolaan Lahan Air dan Perlindungan Tanaman Dinas Pertanian Kabupaten Rejang Lebong, Selamet Riadi.

Menurut Selamet, untuk lokasi pencetakan sawah baru tersebut direncanakan akan dilaksanakan di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Kota Padang, Sindang Beliti Ulu dan Sindang Beliti Ilir.

Hanya saja menurut Selamet, meskipun lahan yang disiapkan seluas 617 hektar, namun belum dipastikan apakah kesemuanya memenuhi syarat untuk dijadikan lokasi pencetakan sawah baru. Karena menurutnya dalam menentukan layak atau tidaknya adalah dari Kementerian Pertanian.

“Kalau hasil survey yang kita lakukan bisa untuk mencetak sawah dengan luas mencapai 617 hektar, namun belum bisa dipastikan apakah semuanya layak atau tidaknya karena yang menentukan layak atau tidaknya adalah pihak kementerian,” jelas Selamet.

Dijelaskan Selamet, program pencetakan sawah baru yang dilakukan ditiga kecamatan yang ada dikawasan Lembak tersebut merupakan pengalihan. Karena awalnya rencana pencetakan sawah baru ini akan dilaksanakan di Kecamatan Bermani Ulu Raya yang memiliki luas hingga 500 hektar.

Hanya saja pencetakan sawah baru di Kecamatan Bermani Ulu Raya tersebut tidak bisa dilanjutkan karena terkendala izin dari pihak Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS). Harus adanya izin dari TNKS ini karena untuk sumber air berasal dari dalam kawasan TNKS.

Ditambahkan Selamet, program pencetakan sawah baru yang dilakukan di Rejang Lebong tersebut merupakan salah satu upaya mensukseskan program swasembada pangan 2017. Dimana dalam pengerjaannya akan dilakukan oleh jajaran TNI dari Kodam II Sriwijaya.

Anggaran yang digunakan untuk pencetakan sawah baru ini berasal dari APBN dengan total mencapai Rp 8 miliar. Karena untuk satu hektar sawah lengkap dengan irigasinya akan menghabiskan dana sebesar Rp 16 juta.(251)