Penataan Kawasan DDTS Dikebut

IST/Bengkulu EkspressGubernur Bengkulu Rohidin Mersyah memimpin rapat terbatas membahas penataan kawasan wisata DDTS di ruang kerja Gubernur Bengkulu, Rabu (10/7).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress– Penataan kawasan wisata baru Danau Dendam Tak Sudah (DDTS) dikebut oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu. Saat ini, penataan baru masuk ke pemetaan lokasi yang akan dimanfaatkan sebagai tempat wisata baru dari 88 hektare lahan yang sudah masuk sebagai kawasan taman wisata alam (TWA)tersebut.

Pembagian 88 hektare lahan itu akan dibagi sebagai kawasan usaha dan zona publik.”Untuk zona usaha tidak boleh lebih dari 10 persen dari lahan TWA yang dimanfaatkan,” ujar Gubernur Bengkulu, Dr H Rohidin Mersyah usai melakukan rapat kepada Bengkulu Ekspress, kemarin (10/7).

Dijelaskannya, zona pemanfaatan tersebut saat ini masih dilakukan pembahasan dengan BKSDA. Sebab, dalam zona pemanfaatan tersebut nantinya juga akan dibangun sebagai fasilitas. Seperti fasilitas resh area dan termasuk jogging track yang akan mengelilingi kawasan DDTS. “Nanti akan ada kerjasama pemanfaatan antara pemprov dan BKSDA,” jelasnya.

Dalam kerjasama pemanfaatan nantinya, tentu akan dilakukan pembagian kewenangan pembangunan. Seperti pemprov membangun jalan dua jalur dan rencana jogging track. Kemudian nantinya Kementerian bisa membangun kawasan lainnya sebagai tempat objek wisata baru. “Nanti dibagi, pemprov bangun apa, dan kementerian bangun apa. Itulah hasil kesepakatan kerjasama itu,” paparnya.

Jika telah selesai, maka proses kajian analisisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) bisa dilakukan. Rohidin meminta perencanaan penataan kawasan wisata baru DDTS itu bisa diselesaikan tahun 2019 ini. Sehingga pada tahun 2020 mendatang pembangunan tersebut sudah bisa dilakukan. “Perencanaanya kita minta selesai pada tahun ini,” tutur Rohidin.

Untuk tahun ini, pemprov sudah akan memulai pembangunan jalan dua jalur di kawasan DDTS. Saat ini prosesnya masih tahap lelang, jika proses tersebut selesai, maka proses pembangunan sudah bisa dilakukan.  “Penganggaran sudah dilakukan, tinggal pengerjaan pada tahun ini. Secara bertahap, penataan kita lakukan. Agar wisata baru ini bisa menarik para wisatan datang ke Bengkulu,” pungkasnya. (151)




    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*