Penampung Benur Diminta Beli dari Nelayan Kaur

Edwar Happy

BINTUHAN, bengkuluekspress.com – Para penampung benur yang ada di Kabupaten Kaur diminta untuk membeli benur dari nelayan di Kabupaten Kaur. Hal ini menyusul telah terbitnya Kartu Tanda Pengenal Nelayan Penangkap Benih Bening Lobster (KTP- NPBBL) yang sudah diterbitkan sebanyak 678 lembar oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan di Kabupaten Kaur. Dimana rekomendasi surat e-benur yang diterbitkan adalah hasil tangkap benur dari nelayan Kaur.

“Di Kaur ini ada 11 penampung benur dan mereka kita minta menampung dari nelayan, sekali lagi saya ingatkan untuk tidak membeli benur diluar Kaur dan membuat dokumen berasal dari Kaur,” kata Kepala Dinas Perikanan Kaur, Edwar Happy SSos beberapa hari lalu.

Dikatakan Edwar, sudah sewajarnya pula sejumlah penampung benur itu memberikan fasilitas dengan nelayan yakni membantu nelayan dalam membeli alat tangkap benur. Sehingga nelayan tidak mengalami kesulitan saat akan berupaya untuk menangkap benur. Menurutnya penampung bisa memberikan pinjaman dengan nelayan atau membelikan nelayan alat tangkap kemudian dibayarkan dengan cara mencicil dari hasil penjualan benurnya.

“Sekarang tidak ada alasan lagi nangkap benur secara sembunyi sembunyi, nanti nelayan juga wajib lapor hasil tangkapannya sehingga tidak ada permainan dalam pengiriman benur,” terangnya.

Ditambahkannya, dari 1.000 lebih nelayan kaur 678 nelayan sudah mengantongi KTP- NPBBL sementara sisanya ada yang memang tidak berprosesi sebagai penangkap benur dan ada juga yang masih dalam proses pengajuan. Dalam pencetakan itu ditegaskan tak ada pungutan sama sekali dengan nelayan.

“Kartu ini diberikan gratis, syaratnya benar benar nelayan dan juga memang berprofesi sebagai penangkap benur, dan kartu penangkap benur ini terus kita usulkan,” tandasnya. (irul)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*