Penambang Emas Tewas Tertimbun

PINANG BELAPIS, BE – Upaya pencarian emas berbuah petaka. Roy Simbolon (40) warga Desa Sungai Gerong Kecamatan Amen tewas tertimbun di dalam lubang tambang rakyat di perbukitan Gunung Payo Desa Tambang Sawah Kecamatan Pinang Belapis.

Peristiwa terjadi Senin (22/10) sekitar pukul 16.00 WIB.  Korban baru dapat dievakuasi sekitar pukul 21.30 WIB ke rumah duka lantaran medan jalan yang terjal dan dalamnya lubang yang tertimbun.

Berdasarkan pantauan langsung wartawan di lapangan, proses evakuasi melibatkan sekitar 100 warga dan berbagai instansi. Mulai dari Polres Lebong, Polsek Lebong Utara, Palang Merah Indonesia (PMI), Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD, Kecamatan dan TNI. Evakuasi baru bisa dimulai sekitar pukul 17.00 WIB.

Lantaran lokasi tambang dengan Desa Tambang sawah berjarak sekitar 2 Km. Selain itu untuk menuju lokasi di butuhkan waktu 1 hingga 2 jam karena  harus melwati sungai dan tebing yang cukup terjal.

Rombongan tim evakuasi baru tiba di lokasi sekitar pukul 18.15 WIB.

Setelah tiba di lokasi, tim evakuasi langsung melakukan pencarian ke dalam lubang dengan menggunakan alat seadanya. Sekitar pukul 19.00 WIB korban ditemukan tidak bernyawa dalam timbunan tanah dan material batu tambang.

9 Penambang

Berdasarkan data terhimpun, Roy bersama delapan penambang emas lainnya masuk ke dalam lubang sekitar pukul 09.00 WIB. Sekitar pukul 15.00 WIB korban dan rekannya keluar dari dalam lubang dan melakukan pembagian hasil.

Selanjutnya setelah pembagian hasil tersebut Roy kembali ke pondok. Namun naas ketika berjalan tiba-tiba ia terprosok di bekas lubang tambang lama yang telah tertutup tanah.

Begitu korban terperosok, para penambang lainnya langsung berupaya melakukan pencarian. Namun karena bekas tambang tersebut cukup dalam maka membutuhkan waktu yang cukup lama. Akhirnya salah satu temannya turun ke desa untuk meminta bantuan.

“Penggalian pertama sudah dilakukan sedalam 5 meter. Namun korban belum juga ditemukan. Kita menduga ke dalaman lubang tersebut lebih dari 15 meter.

Saat penggalian pertama rekan-rekan korban masih sempat mendengar suara minta tolong,” kata Bambang salah satu rekan korban.

Kapolres Lebong AKBP Drs Supriadi melalui Kasat Reskrim Polres Lebong AKP Abdu Arabain didampingi Kapolsek Lebong Utara Iptu Emil Winarno SH yang langsung memimpin pencarian dan evakuasi korban mengatakan jika padasaat pertama kali ditemukan korban sudah tidak bernyawa lagi.

Posisinya tertimpa  beban dan tertutup tanah. “Sebab dilihat dari badannya yang sudah membiru dan tertimbun tumpukan tanah dan batu. Baru sekitar pukul 19.30 WIB bisa diangkat dari dasar lubang dan selanjutnya di bawa ke Puskesmas Muara Aman selanjutnya ke rumah duka,” imbuhnya.(777)