Pemulangan Haji Tuntas

Foto : IST

5 Meninggal, 2 Masih Dirawat di Makkah

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Seluruh jamaah haji asal Provinsi Bengkulu yang tergabung dalam lima kelompok terbang telah tiba di bumi Rafllesia.



“Hari ini kedatangan kelompok terbang 10 PDG merupakan gabungan antara jamaah haji Bengkulu dengan jamaah haji Sumatera Barat, dan ini kloter terakhir dari jamaah haji dari Bengkulu,” ungkap Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu, Drs H Bustasar MS MPd melalui Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah H. Ramlan Karim MHI diamini Kasubag Humas, H Rolly Gunawan MHI, kemarin.

Dari 1.647 jamaah haji yang diberangkatkan berkurang 5 orang karena meninggal di tanah suci, kemudian 2 orang sakit dan masih berada di tanah suci Makkah atas nama Hasnah Burhan Dali (75) warga Kota Bengkulu serta Sudiana Sulmuin Salim warga Bengkulu Selatan dan seorang masih dalam perawatan medis di RSUD M Yunus atas nama Ruskan Nawasi Mahmud karena Diabetes Melitus.

Jumlah jamaah haji yang meninggal tahun ini cukup banyak, namun lebih sedikit dibanding tahun 2017 lalu. “Kalau dulu sampai 12 jamaah, tahun ini jamaah meninggal turun menjadi 5 orang,” bebernya.

Selanjutnya, jamaah haji yang masih tinggal di Makkah, tetap akan dipantau dan diharapkan kondisi kesehatanya akan membaik, sehingga bisa dipulangkan serentak dengan jamaah asal Padang Sumatera Barat. Jikapun belum juga sehat, jamaah akan dipulangkan bersama dengan petugas haji Indonesia.

Kemudian jamaah haji yang meninggal yang dibuktikan dengan sertifikat COD (kematian) dari Arab Saudi, pihak ahli waris akan mendapatkan asuransi dari asuransi Takaful Keluarga. Jamaah haji yang wafat di tanah suci bisa mengklaim asuransi dengan besaran Rp 18,5 juta, dan akan ditransfer melalui rekening jamaah bersangkutan yang masih aktif. Proses klaim biasanya menunggu proses pemulangan jamaah haji selesai. (247)